Pegadaian Dorong Literasi Investasi Emas Melalui Aplikasi Tring

Sedang Trending 2 jam yang lalu

PT Pegadaian menyelenggarakan ajang lari Tring! Golden Run 2026 yang diikuti lebih dari 8.000 peserta untuk memperkuat literasi keuangan dan edukasi investasi emas melalui pendekatan gaya hidup digital. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mengonversi nasabah konvensional ke platform aplikasi Tring!.

Perusahaan pelat merah ini mencatat pertumbuhan signifikan pada platform digitalnya sejak resmi diperkenalkan kepada publik. Berdasarkan data yang dilansir dari Bloombergtechnoz, aplikasi tersebut telah menarik jutaan pengguna dalam waktu relatif singkat sejak peluncurannya akhir tahun lalu.

Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti, memaparkan data pertumbuhan pengguna aplikasi yang kini menjadi tumpuan transformasi digital perusahaan.

"Tring! itu sudah 6 juta. Lebih dari 6 juta ya sekarang. Kita itu baru launching di bulan Oktober. Jadi sekitar 6 bulan sudah 6 juta," ujarnya.

Peralihan ke layanan digital ini dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses instrumen keuangan. Selfie menjelaskan bahwa perusahaan memiliki sasaran besar untuk memigrasikan mayoritas basis nasabah mereka ke ekosistem digital.

"Nah kemudian nasabah total kita adalah lebih dari 20 juta dan kita ingin 70% dari nasabah kita menjadi nasabah Tering. Jadi kalau pertanyaannya berapa, targetnya 70% dari total," katanya.

Pencapaian target tersebut dilakukan melalui pendekatan berbasis komunitas yang dinilai efektif menjangkau segmen pasar utama. Selfie menyebutkan bahwa interaksi langsung melalui kegiatan olahraga dan hobi menjadi sarana edukasi yang lebih interaktif.

"Jadi salah satunya adalah ini, melakukan event activity ya terutama mentargetkan komunitas," ujar Selfie.

Fokus utama strategi komunikasi ini diarahkan pada Generasi Z yang mendominasi profil nasabah saat ini. Karakteristik kelompok tersebut dinilai sangat selaras dengan pengembangan teknologi yang diusung aplikasi Tring!.

"Kita sama-sama tahu anak-anak Gen Z akan jadi target kita karena 50% nasabah kita adalah nasabah Gen Z dan kita akan meluaskan itu. Kita banyak melakukan activity ya," ungkapnya.

Pegadaian kini mulai aktif merambah berbagai komunitas minat, termasuk bidang musik dan olahraga lari. Ekspansi ke ranah gaya hidup bertujuan untuk membangun keterikatan emosional antara merek dengan nasabah muda.

"Sasaran kita adalah target kita komunitas. Anak-anak muda mulai dari musik dan lari, itu sport," lanjut Selfie.

Selain strategi pemasaran, aspek keterjangkauan produk juga menjadi poin krusial dalam menarik minat investor pemula. Tabungan emas ditawarkan dengan ambang batas setoran yang sangat minim agar dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

"Terus kemudian kita melihat bahwa dengan produknya pegadaian tabungan mulai dari 10 ribu ini sangat tepat untuk memberikan literasi ya kepada anak muda untuk investasi mulai dari sekarang," ujarnya.

Penekanan pada nominal yang rendah diharapkan mampu mengubah pola pikir mengenai investasi yang selama ini dianggap eksklusif. Kemudahan akses melalui telepon pintar menjadi kunci utama dalam mendorong kebiasaan finansial yang sehat di kalangan anak muda.

"Karena investasi emas bisa dimulai dari 10 ribu rupiah dan itu sangat murah ya," tambahnya.