Pelatih Sepak Bola Difabel Batam Berangkat Haji Gantikan Almarhum Ayah

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jufriadi, seorang jemaah haji dari Kloter 8 Embarkasi Batam yang menggunakan alat bantu jalan, tiba di Bandara Internasional Pangeran Mohammad Bin Abdul Aziz, Madinah, untuk menunaikan ibadah pada Kamis, 30 April 2026. Keberangkatannya ke Tanah Suci dilakukan guna menggantikan posisi almarhum ayahnya.

Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai pelatih sepak bola ini sempat merasa ragu dengan kondisi fisiknya sebelum berangkat. Sebagaimana dilansir dari Cahaya, Jufriadi akhirnya memantapkan niat untuk tetap menjalankan rukun Islam kelima tersebut melalui keyakinan spiritual.

"Masih terasa seperti mimpi," katanya.

Keyakinan Jufriadi muncul setelah dirinya menyadari bahwa perjalanan ini merupakan undangan langsung dari Sang Pencipta bagi hamba-Nya. Meskipun harus menggunakan bantuan alat untuk bermobilisasi, ia tetap melangkah menuju bus jemputan dengan perlahan.

"Dengan kuasa Allah, Allah panggil ke sini," katanya.

Mengenai rencana aktivitas ibadahnya nanti, Jufriadi telah mempersiapkan daftar doa khusus yang akan dipanjatkan. Fokus utamanya adalah mendoakan almarhum ayahnya serta memohon kelancaran bagi seluruh rombongan jemaah haji asal Indonesia.

"Doa semoga diterima amal ibadahnya, jadi haji mabrur, semua sehat kawan-kawan yang berhaji juga dilancarkan," katanya.

Kondisi fisik Jufriadi berubah sejak tahun 2004 setelah ia mengalami kecelakaan yang menyebabkan kaki kanannya harus diamputasi. Sejak saat itu, ia beraktivitas menggunakan kaki kiri dan alat bantu jalan, namun tetap aktif bekerja di Desa Sungai Paku.

"Sehari-hari saya melatih SSB Tuah Degi," katanya.

Untuk menghadapi tantangan fisik selama prosesi haji, pelatih sekolah sepak bola ini melakukan latihan rutin berupa jalan kaki mengelilingi lapangan. Ia percaya bahwa kekuatan fisik akan menyertai niat tulusnya dalam beribadah di Tanah Suci.

"Insya Allah saya yakin menjalankan ibadah haji, Allah akan kuatkan," katanya.