Pemerintah secara resmi membuka pendaftaran rekrutmen Manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih pada Kamis (16/4/2026) untuk memenuhi kebutuhan 30.000 tenaga profesional di seluruh Indonesia. Program ini ditujukan bagi lulusan perguruan tinggi guna menggerakkan roda ekonomi perdesaan secara berkelanjutan.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyatakan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara terbuka dan tanpa dipungut biaya pendaftaran. Pengadaan puluhan ribu manajer ini selaras dengan target pembangunan 30.000 unit Kopdes yang direncanakan tuntas pada periode Juni hingga Juli 2026.
"Seleksi dilakukan secara terbuka, transparan, dan akuntabel tanpa pungutan biaya," ujar Zulkifli Hasan, dilansir dari Bansos dalam konferensi pers di Jakarta. Ia menegaskan bahwa negara membutuhkan kontribusi pemuda untuk terjun langsung ke wilayah kelurahan hingga kampung nelayan.
Berdasarkan kriteria yang ditetapkan, pelamar harus merupakan lulusan D3, D4, atau S1 dari semua jurusan dengan usia maksimal 35 tahun. Persyaratan akademik mencakup Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75 dan calon peserta wajib bersedia ditempatkan di wilayah operasional koperasi.
Proses pendaftaran dikelola sepenuhnya secara daring melalui portal resmi pemerintah dengan tahapan pengisian data diri serta unggah dokumen pendukung. Panitia seleksi kemudian akan melakukan verifikasi administrasi untuk menentukan kelayakan berkas peserta sebelum melaju ke tahap berikutnya.
Peserta yang dinyatakan lolos akan dikontrak oleh PT Agrinas Pangan Nusantara melalui skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun. Setelah masa kontrak berakhir, para manajer memiliki peluang untuk melanjutkan karier di Koperasi Desa Merah Putih berdasarkan hasil evaluasi kinerja.
Inisiatif ini merupakan kolaborasi lintas instansi yang melibatkan Kementerian PAN-RB, Kementerian Koperasi, dan Kementerian Keuangan. Fokus utama program ini adalah mentransformasi koperasi desa menjadi lembaga ekonomi yang modern, profesional, dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi nasional.
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·