Pemerintah Indonesia resmi membuka rekrutmen besar-besaran untuk mengisi 30.000 posisi manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih hingga 24 April 2026. Program strategis ini bertujuan memperkuat fondasi ekonomi di tingkat desa melalui pengembangan model koperasi modern yang profesional.
Proses seleksi nasional ini diselenggarakan secara transparan dan tanpa dipungut biaya pendaftaran bagi seluruh pelamar. Berdasarkan data yang dilansir dari Bansos, inisiatif ini melibatkan sinergi berbagai lembaga kementerian termasuk Kementerian PAN-RB, Kementerian Koperasi, hingga Kementerian Keuangan.
Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satgas Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Zulkifli Hasan, memberikan keterangan terkait ketersediaan posisi dalam tahap awal program ini.
"tahap awal menyediakan sekitar 30.000 posisi untuk manajer koperasi" ujar Zulkifli Hasan.
Penempatan puluhan ribu manajer tersebut diproyeksikan menjadi pilar utama dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat di wilayah pedesaan Indonesia. Program pembentukan unit koperasi ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada periode Juni hingga Juli 2026 mendatang.
Calon pelamar harus memenuhi kualifikasi pendidikan minimal D3, D4, atau S1 dari semua jurusan dengan batasan usia maksimal 35 tahun. Selain itu, pendaftar wajib memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75 sesuai standar yang ditetapkan pemerintah.
Para kandidat yang dinyatakan lolos seleksi akan bekerja di bawah naungan PT Agrinas Pangan Nusantara melalui sistem Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Kontrak awal berdurasi selama dua tahun dengan peluang keberlanjutan peran dalam pengelolaan unit koperasi di masa mendatang.
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·