Timika (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menerjunkan tim terpadu untuk meninjau lokasi longsor yang menyebabkan terputusnya akses jalan di Distrik Tembagapura.
Bupati Mimika Johannes Rettob di Timika, Rabu, mengatakan tim tersebut telah turun ke lokasi kejadian untuk melihat kondisi yang terjadi akibat longsornya ruas jalan di wilayah itu.
Ia menegaskan Pemkab Mimika juga segera menyalurkan bantuan bahan makan untuk membantu warga yang terdampak longsor di Distrik Tembagapura.
Kepala Distrik Tembagapura Dev Richard Tatiratu mengatakan perbaikan akses jalan kini sedang dikerjakan oleh PT Freeport Indonesia berkolaborasi dengan Pemkab Mimika didukung Kepolisian Sektor Tembagapura dan personel Brimob Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Papua Tengah.
“Sampai dengan kemarin sore, akses jalan untuk pejalan kaki sudah bisa dilewati oleh masyarakat. Pagi ini pekerjaan lanjutan sudah mulai dikerjakan,” kata Dev saat dihubungi dari Timika.
Ia memperkirakan perbaikan akses jalan agar dapat dilalui kendaraan roda empat akan rampung dalam tiga hingga empat hari ke depan.
Tim Terpadu Pemkab Mimika, kata dia, juga telah mengunjungi lokasi longsor untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat terdampak dan telah melaporkan kepada Bupati Mimika.
"Pemkab Mimika juga mengirim bantuan bahan makanan untuk membantu warga yang terdampak longsor. Kalau tidak ada kendala teknis maka siang ini bantuan makanan sudah sampai di Tembagapura," katanya.
Pemerintah Distrik Tembagapura memberikan apresiasi kepada seluruh pihak atas kolaborasi dan sinergitas yang kuat sehingga seluruh proses perbaikan akses jalan yang rusak berjalan dengan aman dan lancar.
“Kolaborasi berjalan sangat optimal, seluruh proses perbaikan akses jalan dan keamanan di wilayah ini tetap terjaga, aman dan kondusif,” ujarnya.
Pewarta: Marselinus Nara
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·