Depok (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok Jawa Barat menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat daya beli masyarakat melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang berlangsung Minggu (26/4).
Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) sekaligus untuk memeriahkan rangkaian HUT ke-27 Kota Depok, Jawa Barat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Depok, Dadan Rustandi menjelaskan ada 14 komoditas pangan yang dijual dalam kegiatan tersebut.
Baca juga: Pemkot Depok pastikan SPPG beroperasi sesuai standar kelayakan pangan
“Kami menjual berbagai kebutuhan masyarakat, seperti beras SPM, bawang, minyak, telur, sayuran, serta produk olahan,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat Kota Depok dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
Ia mengatakan fuktuasi harga pangan menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi inflasi daerah.
Baca juga: Menteri PKP tinjau lokasi pembangunan Rusun Depok
“Fluktuasi harga pangan merupakan salah satu faktor yang berpengaruh dalam pembentukan angka inflasi. Badan Pusat Statistik (BPS) menggolongkan kenaikan harga bahan pangan sebagai komponen inflasi bergejolak. Hal ini dipengaruhi oleh ketidakpastian produksi pangan, rantai pasok yang panjang, serta sistem distribusi,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut mendorong pemerintah untuk terus menjaga keseimbangan pasokan dan harga melalui berbagai kebijakan strategis.
Sejak pagi, masyarakat tampak antusias mendatangi lokasi kegiatan untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Baca juga: Kemenag terima hibah lahan dan bangunan MTsN dari Pemkot Depok
Salah satu warga Pondok Cina RW 05, Kiki, mengaku terbantu dengan adanya Gerakan Pangan Murah karena harga yang ditawarkan jauh lebih terjangkau.
“Tadi sayuran dijual dalam paket dengan harga Rp5.000 hingga Rp10.000, tergantung jenisnya. Jauh lebih murah dibandingkan di pasar,” ujarnya.
Ia menambahkan, dengan uang Rp100.000, kebutuhan makanan untuk satu minggu sudah dapat terpenuhi.
Sementara itu, warga Pondok Cina RW 05 lainnya, Anis, berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara rutin agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.
“Saya berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan secara rutin, misalnya seminggu sekali, agar lebih banyak masyarakat yang terbantu,” ujarnya.
Baca juga: Pemkot Depok siap bangun halte di pintu Tol Desari
Baca juga: Dinkes Depok pastikan kelayakan dan keamanan MBG
Pewarta: Feru Lantara
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·