Pemkot Jaktim sosialisasi SPMB 2026, ada 23 sekolah swasta gratis

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Timur menggelar sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 dalam rangka memberikan pengetahuan terkait mekanisme pendaftaran sekolah, terutama masih tersedianya kuota 23 sekolah swasta gratis.

"Sosialisasi ini digelar untuk memberikan pemahaman yang lebih luas kepada masyarakat, khususnya para orang tua calon peserta didik, terkait mekanisme pendaftaran sekolah pada tahun ajaran 2026. Apalagi masih terdapat 23 sekolah swasta gratis yang tersedia," kata Wakil Walikota Jakarta Timur Kusmanto di Ruang Sri Gunting–Ruang Pola, Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Rabu.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti sekitar 1.000 peserta secara daring yang terdiri dari unsur RT/RW, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), serta masyarakat umum.

Sementara itu, peserta luring dihadiri oleh jajaran lurah, camat, serta Unit Perangkat Daerah (UPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kota Jakarta Timur.

"Ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun. Kami berharap masyarakat dapat memahami seluruh tahapan SPMB dengan baik, sehingga proses pendaftaran dapat berjalan lancar, transparan, dan tidak menimbulkan kebingungan," jelas Kusmanto.

Dalam pemaparan sosialisasi, dijelaskan bahwa pelaksanaan SPMB 2026 tetap menggunakan empat jalur utama, yaitu jalur prestasi, jalur afirmasi, jalur domisili, dan jalur mutasi.

Seluruh proses pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui laman resmi https://spmb.jakarta.go.id.

Adapun jadwal pelaksanaan SPMB dibagi dalam tiga tahap. Tahap pertama pendaftaran dibuka pada 15, 17–18 Juni 2026 dengan pengumuman hasil pada 18 Juni, serta daftar ulang pada 19–20 Juni.

Lalu, tahap kedua pendaftaran berlangsung pada 22–24 Juni 2026, pengumuman pada 24 Juni, serta daftar ulang pada 25–26 Juni. Kemudian, tahap ketiga atau tahap akhir dilaksanakan pada 6–7 Juli 2026, dengan pengumuman pada 7 Juli dan daftar ulang pada 8–9 Juli 2026.

Lebih lanjut, Kusmanto menyebutkan Pemkot Jaktim berkomitmen dalam menjamin akses pendidikan bagi seluruh warga. Bagi calon peserta didik yang tidak lolos seleksi masuk sekolah negeri, pemkot akan menyediakan alternatif melalui program sekolah swasta gratis.

Terdapat 23 sekolah swasta gratis yang tersedia dengan rincian 12 sekolah di wilayah Jakarta Timur I dan 11 sekolah di Jakarta Timur II. Program ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi keterbatasan daya tampung sekolah negeri.

Pendaftaran sekolah swasta gratis gelombang pertama dibuka pada 15–30 Juni 2026, dengan pengumuman pada 2–3 Juli 2026. Sementara gelombang kedua dibuka pada 8–9 Juli 2026, pengumuman pada 9 Juli, dan daftar ulang pada 10 Juli 2026.

Melalui sosialisasi ini, Kusmanto berharap seluruh elemen masyarakat dapat memahami alur dan ketentuan SPMB secara menyeluruh. Pemerintah juga menekankan pentingnya transparansi dan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh warga.

"Program sekolah swasta gratis ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh layanan pendidikan," ucap Kusmanto.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan proses penerimaan murid baru tahun 2026 di Jakarta Timur dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat.

Baca juga: 23 sekolah swasta gratis disiapkan di Jaktim jelang PPDB 2026/2027

Baca juga: Pram tegaskan sekolah swasta gratis tak boleh pungut biaya dari siswa

Baca juga: Pramono ungkap peluang tambah sekolah swasta gratis, termasuk madrasah

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.