Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) menegaskan dukungannya terhadap peran ganda perempuan, yakni berkarier di dunia kerja dan urusan pengasuhan di keluarga.
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta, Evi Lisa mengatakan dukungan ini diwujudkan melalui penyediaan fasilitas seperti ruang laktasi dan tempat penitipan anak (daycare).
"Penyediaan ruang laktasi, daycare itu salah satu ekosistem bagaimana perempuan itu bisa bertahan di dunia kerja," kata dia dalam siniar bertema "Dari Kartini ke ASN: Membangun Ekosistem Kerja yang Aman, Setara, dan Berpihak" di Jakarta, Rabu.
Kebijakan peraturan daerah (Perda) terkait fleksibilitas jam kerja dan keterlibatan perempuan dalam proses pembangunan juga menjadi bagian dari dukungan Pemprov DKI bagi perempuan berkarier.
Evi mengakui, banyak perempuan dihadapkan pada pilihan sempit yakni bekerja atau mengabdi pada urusan domestik yang artinya harus berhenti bekerja. Ini karena dukungan pengasuhan yang terbatas.
Baca juga: Perempuan perlu didukung agar tetap berdaya dan sejahtera
Padahal sebenarnya, sambung dia, perempuan mempunyai potensi yang besar untuk berkembang. Perempuan dapat bekerja sekaligus mengasuh anak dengan pengaturan yang realistis dan dukungan dari lingkungan sekitar.
"Perempuan tidak seharusnya dipaksa memilih antara karier dan keluarga. Yang perlu dilakukan adalah memberi dukungan, membentuk satu ekosistem yang mendukung perempuan," kata Evi.
Salah satu ekosistem yang bisa membantu peran ganda perempuan yakni keluarga. Pembagian peran di keluarga yang lebih setara di keluarga dan dukungan pasangan atau keluarga.
Selain itu, ekosistem di tempat kerja yaitu kebijakan yang responsif gender, kebijakan yang ramah perempuan seperti fleksibilitas jam kerja
Selain daycare, ruang laktasi, dan fleksibilitas jam kerja, Pemprov DKI Jakarta juga memiliki program ekonomi dan sosial ekonomi dan sosial bagi perempuan, penguatan kapasitas perempuan di komunitas, maupun dukungan bagi kelompok rentan agar lebih mandiri.
Baca juga: Pemprov DKI berkomitmen dukung pemberdayaan perempuan
Baca juga: DKI terus dorong pengakuan peran perempuan dalam pembangunan
Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·