Pemprov DKI Telusuri Dugaan Prostitusi Anak di Lokasari Tamansari

Sedang Trending 53 menit yang lalu

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan penelusuran mendalam terkait informasi viral mengenai dugaan praktik prostitusi anak di bawah umur di kawasan Lokasari, Tamansari, Jakarta Barat pada Selasa (26/5/2026).

Langkah penanganan ini diambil setelah beredarnya rekaman video di media sosial pada Senin (25/5) yang diduga direkam oleh warga negara asing asal Jepang saat dihampiri sejumlah orang yang menawarkan jasa tersebut, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Pihak pemerintah daerah menegaskan komitmen penuh untuk menyikapi pelanggaran ini dan langsung mengerahkan sejumlah instansi terkait guna melakukan investigasi di lapangan.

"Pemprov DKI Jakarta memandang sangat serius setiap dugaan eksploitasi dan prostitusi anak, termasuk yang viral di kawasan Lokasari, Tamansari, Jakarta Barat," kata Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, kepada wartawan, Selasa (26/5/2026).

Koordinasi intensif juga telah dijalin bersama jajaran pemerintah kota dan aparat kepolisian setempat yang kini tengah memantau perkembangan situasi di tempat kejadian perkara.

"Kami telah berkoordinasi dengan Pemkot Jakarta Barat, khususnya Sudin PPAPP dan Sudin Sosial Jakbar yang sudah turun langsung mendalami informasi tersebut. Polsek Tamansari juga telah melakukan pengecekan di lokasi dan masih terus mendalami kasus ini," tambahnya.

Selain penegakan aturan secara ketat, Pemprov DKI Jakarta menginstruksikan pelaksanaan patroli terjadwal serta membuka ruang kerja sama dengan kepolisian untuk tindakan hukum lanjutan.

"Memperkuat koordinasi dengan Polda Metro Jaya and Polres Jakbar untuk penyelidikan mendalam serta penindakan tegas apabila ditemukan bukti," ucapnya.

Upaya perlindungan menyeluruh terhadap anak-anak yang menjadi korban juga menjadi prioritas utama pemerintah jika dugaan pelanggaran hukum tersebut terbukti benar.

Sementara itu, aparat kepolisian dari sektor setempat mengonfirmasi bahwa pengecekan berkala telah dilaksanakan demi mengumpulkan bukti-bukti pendukung yang diperlukan.

"Ada berita tersebut, kami cek lokasi, ini terkait video yang baru. Kami jelaskan lagi ini masih dalam tahap pendalaman ataupun proses lidik (penyelidikan)," kata Bobby saat dihubungi, Senin (25/5).

Proses hukum saat ini difokuskan pada pengumpulan keterangan saksi dan pemeriksaan kebenaran isi rekaman video guna memastikan status penanganan perkara.