Medan (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) membentuk tim percepatan validasi pendataan korban bencana hidrometeorologi.
"Langkah ini untuk memastikan penyaluran bantuan sosial, stimulan ekonomi, dan perbaikan rumah tepat sasaran, valid, dan cepat," kata Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap setelah memimpin rapat percepatan pendataan by name by address di Tapanuli Tengah secara daring dari Kantor Gubernur Sumut di Medan, Selasa.
Ia mengatakan pembentukan tim percepatan ini tindak lanjut arahan pemerintah pusat melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Tito juga menjabat Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera akibat bencana hidrometeorologi akhir November 2025.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan dana stimulan tahap pertama senilai Rp31,2 miliar untuk perbaikan rumah warga terdampak bencana di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Selasa (21/4).
"Mendagri memerintahkan, dan menyetujui Gubernur Sumut membentuk tim percepatan pendataan, dan verifikasi data by name by address. Pemprov Sumut akan membantu merampungkan data-data yang dibutuhkan oleh kementerian,” ujar Sulaiman.
Baca juga: Gubernur harap pusat segera tangani muara di Aceh untuk cegah banjir
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Basarin Yunus Tanjung memastikan tim Pemprov Sumut sudah turun ke Tapanuli Tengah pada Kamis (30/4).
Tim ini, memiliki tugas merumuskan tata cara kerja hingga tingkat kecamatan dan kelurahan, sehingga pada pekan berikutnya data hasil verifikasi dapat diperoleh bisa secara valid.
"Pada Kamis mendatang dilakukan pertemuan antara Pemprov Sumut, Pemkab Tapteng, termasuk forkopimda, dan instansi vertikal untuk membahas mekanisme kerja,” ucap dia.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah Binsar Tua Hamonangan Sitanggang mengapresiasi pembentukan tim percepatan yang melibatkan pemerintah pusat dan provinsi.
Meski demikian, Pemkab Tapteng tetap mengoptimalkan pendataan yang saat ini masih terus diperbaiki secara intensif.
"Kami anggap pendataan ini belum sempurna. Dengan adanya kebijakan pemerintah pusat ini, kami mengucapkan terima kasih banyak," katanya.
Pemkab Tapteng juga bersedia membentuk tim yang diharapkan dapat menyempurnakan pendataan korban bencana hidrometeorologi.
"Sehingga penyaluran bantuan, stimulan, dan bantuan peralatan rumah tangga segera diselesaikan untuk tahap dua, dan tahap tiga," demikian Binsar Tua.
Baca juga: Bertahan di tanah leluhur, berdamai dengan lumpur
Baca juga: TNI rampungkan dua unit jembatan Armco di Tanah Datar
Pewarta: Muhammad Said
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·