Peneliti BRIN ubah limbah ampas kopi jadi minyak bernilai jual tinggi

Sedang Trending 32 menit yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Peneliti Pusat Riset Teknologi dan Proses Pangan (PRTPP) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Fawzan Sigma Aurum mengembangkan riset pemanfaatan limbah ampas kopi menjadi minyak bernilai jual tinggi.

Dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, Fawzan menjelaskan minyak hasil penelitiannya berpotensi untuk dimanfaatkan dalam industri kosmetik dan bahan tambahan pangan.

"Riset ini dilakukan melalui pendekatan foodomics modern yang menggabungkan teknologi ekstraksi hijau dengan analisis metabolomics dan lipidomics canggih," katanya.

Fawzan menyebutkan penelitian yang dilakukannya menghadirkan pendekatan integratif yang mengombinasikan teknik ekstraksi hijau dengan profiling foodomics untuk memperoleh dan mengarakterisasi minyak berkualitas tinggi dari limbah kopi secara berkelanjutan.

"Hasil penelitian menunjukkan metode ultrasound-assisted extraction (UAE) menggunakan etanol menjadi metode paling efisien karena menghasilkan rendemen tinggi dengan kualitas komposisi kimia bioaktif terbaik. Termasuk kandungan lipida yang berpotensi menjadi komponen bioaktif yang tinggi, serta tingkat oksidasi lipida yang rendah," ujarnya.

Baca juga: BRIN kembangkan Petasol, ubah sampah menjadi bahan bakar alternatif

Ia menuturkan metode supercritical CO₂ dengan tambahan solven etanol dinilai efektif dalam mempertahankan kualitas senyawa bioaktif.

Sebaliknya, menurut Fawzan, metode Soxhlet atau teknik dasar ekstraksi lemak dan minyak, menghasilkan rendemen tertinggi namun memicu oksidasi lipida yang lebih besar akibat proses pemanasan berkepanjangan.

Penelitian juga menemukan senyawa seperti caffeoylquinic acids (CQAs), caffeic acid, feruloylquinic acid, dan glutamic acid memiliki korelasi positif terhadap keberadaan lipid non-oksidatif dan senyawa bioaktif penting lainnya pada ekstrak hasil UAE dan supercritical CO₂

Fawzan berharap riset ini dapat membuka peluang pemanfaatan limbah kopi menjadi produk bernilai tambah tinggi dalam pengembangan industri pangan, nutraceutical ingredients serta bahan dasar kosmetik berkelanjutan di Indonesia.

Baca juga: BRIN kembangkan inovasi penyimpanan gas berbasis MOF guna gantikan LPG

Selain itu, penelitian ini juga membuka peluang kolaborasi lebih lanjut dalam bidang kimia pangan analitik serta pengembangan pangan inovatif.

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.