Departemen Pertahanan Amerika Serikat resmi mempublikasikan lebih dari 160 berkas rahasia yang mendokumentasikan laporan penampakan fenomena anomali tak teridentifikasi atau UAP pada Jumat, 8 Mei 2026. Langkah ini diambil guna memenuhi transparansi publik terkait objek terbang tak dikenal yang selama ini menjadi misteri bagi rakyat Amerika, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Kumpulan dokumen yang kini dapat diakses di situs web Pentagon tersebut mencakup rentang waktu yang sangat luas, mulai dari tahun 1940-an. Beberapa arsip menonjol di antaranya adalah laporan intelijen Angkatan Udara dari November 1948 mengenai piring terbang dan pesawat tak dikenal, serta laporan tim agen khusus tahun 2023 tentang objek bola oranye di langit.
Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth menjelaskan bahwa pembukaan akses ini merupakan upaya untuk mengakhiri spekulasi yang telah berkembang selama puluhan tahun di tengah masyarakat. Dokumentasi ini memberikan gambaran langsung mengenai insiden-insiden yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai rahasia negara.
"Berkas-berkas ini, yang selama ini tersembunyi di balik status klasifikasi rahasia, telah lama memicu spekulasi yang beralasan dan sudah saatnya rakyat Amerika melihatnya sendiri," kata Pete Hegseth, Menteri Pertahanan Amerika Serikat.
Kebijakan rilis data ini merupakan tindak lanjut dari perintah Presiden Donald Trump pada Februari lalu yang menginstruksikan seluruh badan federal untuk mengidentifikasi dokumen terkait alien dan UFO. Trump beralasan bahwa kebijakan tersebut didasari oleh tingginya minat masyarakat terhadap fenomena luar angkasa tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Trump juga sempat melontarkan kritik kepada mantan Presiden Barack Obama terkait bocornya informasi rahasia dalam sebuah siaran podcast. Trump menilai pernyataan Obama mengenai keberadaan kehidupan luar angkasa telah melanggar protokol kerahasiaan negara.
"Memberikan informasi rahasia, dia tidak seharusnya melakukan itu," kata Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.
Pernyataan Trump tersebut merujuk pada komentar Obama dalam podcast bersama Brian Tyler Cohen. Kala itu, Obama mengakui keberadaan fenomena tersebut namun membantah adanya penyimpanan bukti di fasilitas militer Nevada.
"Mereka nyata, tapi saya belum pernah melihat mereka dan mereka tidak disimpan di... Area 51," kata Barack Obama, Mantan Presiden Amerika Serikat.
Meskipun ratusan dokumen telah dibuka, otoritas pertahanan Amerika Serikat menegaskan belum ditemukan bukti sahih mengenai keberadaan kehidupan cerdas dari luar Bumi. Investigasi pemerintah sejauh ini difokuskan pada kemungkinan adanya uji coba teknologi canggih oleh negara pesaing yang menyerupai aktivitas supernatural.
Berdasarkan laporan Pentagon pada Maret 2024, mayoritas laporan penampakan UAP ternyata memiliki penjelasan konvensional. Fenomena yang dianggap mencurigakan tersebut sering kali teridentifikasi sebagai satelit, pesawat mata-mata, balon cuaca, maupun aktivitas atmosfer normal lainnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·