Penuhi ketentuan, 8 SPPG di Buol Sulteng kembali layani Program MBG

Sedang Trending 2 jam yang lalu
Rencananya operasional SPPG ini mulai berjalan kembali Senin (18/5) mendatang setelah sebagian besar persyaratan administrasi, higiene sanitasi, dan izin laik higiene dinyatakan terpenuhi

Buol (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng), menyebutkan delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah tersebut kembali beroperasi untuk melayani kebutuhan gizi pelajar dan kelompok 3B yaitu ibu menyusui, ibu hamil dan balita, melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Rencananya operasional SPPG ini mulai berjalan kembali Senin (18/5) mendatang setelah sebagian besar persyaratan administrasi, higiene sanitasi, dan izin laik higiene dinyatakan terpenuhi," kata Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Buol Syarif Pusadan di Leok II, Kamis.

Ia mengemukakan pentingnya pengawasan dilakukan pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan setempat dalam seluruh tahapan operasional SPPG.

"Pengawasan itu mulai dari penerimaan bahan pangan, proses pengolahan, hingga distribusi makanan bergizi kepada para penerima manfaat," ucapnya.

Baca juga: Menteri HAM usul bentuk Dinas Gizi di daerah untuk awasi Program MBG

Syarif menuturkan delapan SPPG di Kabupaten Buol sudah memenuhi persyaratan operasional, sedangkan satu unit lainnya sedang dalam tahap persiapan dan penelitian.

"Harapannya Program MBG di Buol bisa berjalan optimal untuk mendukung peningkatan kesehatan, gizi, dan kualitas generasi muda di daerah," katanya.

Syarif menyebutkan perlu adanya penguatan koordinasi lintas sektor antara pengawasan lingkungan, stabilitas pasokan pangan, serta keterlibatan pelaku usaha lokal dalam mendukung kebutuhan operasional SPPG setiap harinya.

Baca juga: Kepala Bakom: Masyarakat semakin rasakan manfaat Program MBG

"Pemerintah daerah pastinya berkomitmen mendukung pelaksanaan program berjalan sesuai standar keamanan pangan, transparan, dan tepat sasaran demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata dia.

Diketahui terdapat delapan SPPG di Kabupaten Buol diberhentkan sementara (suspen) operasionalnya disebabkan belum memenuhi standar Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Delapan dapur MBG ditutup sementara itu yakni SPPG Buol Biau Kali, SPPG Buol Karamat Busak I, SPPG Buol Biau Buol, SPPG Buol Bokat Doulan, SPPG Buol Biau Kulango, SPPG Buol Biau Leok II 2, SPPG Buol Biau Leok II, dan SPPG Buol Bokat Bongo.

Baca juga: Pemkab Buol tambah satu dapur MBG di Biau layani 1.711 siswa

Pewarta: Moh Salam
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.