Manchester City bersiap menjamu Brentford dalam lanjutan Premier League yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 9 Mei 2026. Skuad asuhan Pep Guardiola ini mengusung misi wajib menang di Stadion Etihad guna menjaga persaingan gelar juara tetap terbuka.
Seperti dikutip dari Medcom, manajer The Sky Blues menyadari bahwa mengalahkan tim tamu bukanlah perkara mudah. Guardiola secara khusus memberikan apresiasi terhadap transformasi Brentford di bawah kendali pelatih baru, Keith Andrew.
Meskipun Brentford kehilangan pilar penting seperti Bryan Mbeumo, Yoanne Wissa, dan Christian Norgaard, mereka tetap mampu tampil solid. Andrew dianggap sukses menjaga identitas tim setelah era Thomas Frank berakhir.
"Tidak mudah menggantikan Thomas Frank. Ia menjalani musim yang luar biasa, mereka punya ide yang jelas, dan sulit untuk dikalahkan," kata Guardiola di laman resmi klub.
Guardiola merasa sangat optimis menghadapi sisa kompetisi musim ini, terlebih dengan dukungan publik sendiri. City tercatat masih memiliki tiga pertandingan yang akan dimainkan di markas mereka.
Strategi utama City saat ini adalah menyapu bersih kemenangan di empat laga tersisa sambil memantau posisi Arsenal di klasemen. Pelatih asal Spanyol tersebut berharap tuah Etihad bisa membantu timnya terus melaju kencang.
"Kami masih punya tiga pertandingan tersisa di Etihad dan kami akan berusaha memenangkan semuanya. Saya senang bermain di kandang, semoga para suporter bisa membantu kami," ulasnya.
Memberi Tekanan pada Rival Juara
Fokus utama Manchester City adalah memenangkan setiap poin yang tersedia guna memberikan tekanan psikologis kepada The Gunners. Guardiola menegaskan bahwa kendali timnya hanya ada pada hasil pertandingan mereka sendiri.
"Sudah sangat lama sejak pertandingan terakhir kami menghadapi Arsenal. Saya harap kami bisa terus menekan Arsenal dengan memenangkan pertandingan kami, itu saja yang bisa kami lakukan," tutur Guardiola.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·