Peringati Otda, Wabup : Kolaborasi Pusat dan Daerah Pilar Utama Tata Kelola Pemerintahan Responsif

Sedang Trending 1 jam yang lalu

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO–  Pemerintah Kabupaten Lamandau menggelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-30 tahun 2026, yang berlangsung khidmat di Lapangan Kantor Bupati Lamandau, Senin pagi (27/4/2026).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid. Upacara ini juga dikawal oleh perwira upacara Kabag Protokol, Medika Hermawan, dan Komandan Upacara, Aldo.

Dalam amanatnya. Wakil Bupati Abdul Hamid. Menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah adalah pilar utama tata kelola pemerintahan yang responsif.

“Pemilihan tema “Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas Tahun 2045″, ini merupakan refleksi atas pentingnya hubungan harmonis dan konstruktif antara pusat dan daerah dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Kita harus membuktikan bahwa Indonesia mampu menjadi bangsa maju, mandiri, dan berdaulat,” ujar Wabup.

Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto, Wabup memaparkan poin-poin implementasi strategis yang wajib disinkronkan oleh pemerintah daerah, meliputi Ketahanan Nasional: Swasembada pangan dan energi melalui penguatan regulasi serta teknologi pertanian.

Infrastruktur: Peningkatan konektivitas dan inovasi teknologi. Integritas: Mewujudkan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan bebas korupsi. Ekonomi Kerakyatan: Kemudahan akses permodalan UMKM dan penciptaan lapangan kerja.

Kesejahteraan Sosial: Pemerataan akses pendidikan, pemberian makanan bergizi gratis bagi siswa, serta penanganan stunting secara masif. Digitalisasi: Transformasi layanan publik melalui e-government untuk mempercepat pelayanan masyarakat.

Electronic money exchangers listing

Mengakhiri sambutannya, Wabup berpesan agar momentum Hari Otoda ini dijadikan pijakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik secara nyata. Fokus utama ke depan adalah penguatan SDM aparatur melalui sertifikasi, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta reformasi birokrasi yang adaptif.

“Semoga semangat otonomi daerah menjadi motor penggerak bagi kesejahteraan masyarakat yang lebih merata di seluruh pelosok nusantara,” pungkasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan pejabat daerah, di antaranya Dandim 1017/Lmd, Letkol Arm Ady Kurniawan, M.Han., Kasat Samapta Polres Lamandau, AKP Nanang Maulidi SH. Kasi Intel Kejari Lamandau, Joko Firmansyah, SH MH. Para Kepala OPD dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lamandau.

Pasukan upacara terdiri dari personel gabungan TNI Kodim 1017/Lmd, Polres Lamandau, Satpol PP, serta enam satuan setingkat peleton (SST) ASN Kabupaten Lamandau.(bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO–  Pemerintah Kabupaten Lamandau menggelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-30 tahun 2026, yang berlangsung khidmat di Lapangan Kantor Bupati Lamandau, Senin pagi (27/4/2026).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid. Upacara ini juga dikawal oleh perwira upacara Kabag Protokol, Medika Hermawan, dan Komandan Upacara, Aldo.

Dalam amanatnya. Wakil Bupati Abdul Hamid. Menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah adalah pilar utama tata kelola pemerintahan yang responsif.

Electronic money exchangers listing

“Pemilihan tema “Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas Tahun 2045″, ini merupakan refleksi atas pentingnya hubungan harmonis dan konstruktif antara pusat dan daerah dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Kita harus membuktikan bahwa Indonesia mampu menjadi bangsa maju, mandiri, dan berdaulat,” ujar Wabup.

Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto, Wabup memaparkan poin-poin implementasi strategis yang wajib disinkronkan oleh pemerintah daerah, meliputi Ketahanan Nasional: Swasembada pangan dan energi melalui penguatan regulasi serta teknologi pertanian.

Infrastruktur: Peningkatan konektivitas dan inovasi teknologi. Integritas: Mewujudkan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan bebas korupsi. Ekonomi Kerakyatan: Kemudahan akses permodalan UMKM dan penciptaan lapangan kerja.

Kesejahteraan Sosial: Pemerataan akses pendidikan, pemberian makanan bergizi gratis bagi siswa, serta penanganan stunting secara masif. Digitalisasi: Transformasi layanan publik melalui e-government untuk mempercepat pelayanan masyarakat.

Mengakhiri sambutannya, Wabup berpesan agar momentum Hari Otoda ini dijadikan pijakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik secara nyata. Fokus utama ke depan adalah penguatan SDM aparatur melalui sertifikasi, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta reformasi birokrasi yang adaptif.

“Semoga semangat otonomi daerah menjadi motor penggerak bagi kesejahteraan masyarakat yang lebih merata di seluruh pelosok nusantara,” pungkasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan pejabat daerah, di antaranya Dandim 1017/Lmd, Letkol Arm Ady Kurniawan, M.Han., Kasat Samapta Polres Lamandau, AKP Nanang Maulidi SH. Kasi Intel Kejari Lamandau, Joko Firmansyah, SH MH. Para Kepala OPD dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lamandau.

Pasukan upacara terdiri dari personel gabungan TNI Kodim 1017/Lmd, Polres Lamandau, Satpol PP, serta enam satuan setingkat peleton (SST) ASN Kabupaten Lamandau.(bib)