Persija Jakarta Targetkan Kemenangan di Kandang Persik Kediri

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Persija Jakarta menargetkan poin penuh saat bertandang ke markas Persik Kediri dalam lanjutan pekan ke-33 Super League 2025-2026 di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (16/5/2026) sore pukul 15.30 WIB. Pertandingan ini menjadi momentum kebangkitan Macan Kemayoran sekaligus peluang kembalinya penyerang Mauro Zijlstra setelah pulih dari cedera paha.

Klub berjuluk Macan Kemayoran datang dengan kepastian mengunci posisi ketiga klasemen akhir lewat raihan 65 poin. Menurut laporan bola.bisnis.com, posisi anak asuh Mauricio Souza tersebut sudah aman karena tidak bisa mengejar Borneo FC di peringkat kedua dan tidak mungkin tergeser oleh tim di bawahnya.

Laga ini juga menjadi penanda pulihnya penyerang Persija, Mauro Zijlstra, yang telah absen selama dua bulan akibat cedera paha tingkat dua yang didapatnya usai membela Timnas Indonesia pada laga FIFA Series, Maret lalu. Eks penyerang FC Volendam itu baru mencatatkan dua penampilan bersama Persija sejak didatangkan pada paruh musim.

"Ya, saya merindukan segalanya. Setiap hari ketika Anda melihat, rekan setim berlatih, sementara saya harus pergi berlatih dengan fisioterapis dan ya, itu bukan masa yang menyenangkan," kata Mauro Zijlstra kepada KOMPAS.com.

Pemain berusia 21 tahun itu sempat melewati masa-masa sulit selama menjalani pemulihan cedera paha atasnya yang memburuk setelah memaksakan tampil bersama skuad Garuda.

"Tapi, sekarang saya senang bisa bermain lagi di sisa dua pertandingan ini," jelas Mauro Zijlstra.

Penyerang muda ini menceritakan bahwa cedera awal tingkat satu miliknya berkembang menjadi tingkat dua setelah ia tetap bertanding dan mencetak gol untuk tim nasional.

"Ya, itu adalah masa-masa yang sulit. Terasa sangat lama karena awalnya itu cedera tingkat satu di paha atas. Setelah itu saya pergi ke tim nasional. Dan di tim nasional kondisinya menjadi lebih buruk," ujar Mauro Zijlstra.

Tim medis Persija Jakarta menangani proses pemulihan sang pemain secara intensif selama total tujuh minggu hingga kondisinya kini dinyatakan bugar kembali.

"Saya memang bermain dalam pertandingan, mencetak gol yang membuat saya senang, tapi saya merasakan rasa sakit yang lebih parah setelahnya dan cederanya naik menjadi tingkat dua (grade two) setelah itu." tutur Mauro Zijlstra.

Setelah sempat hanya menjadi penghuni bangku cadangan pada dua laga sebelumnya, penyerang naturalisasi ini menegaskan kesiapannya untuk merumput kembali demi meraih hasil terbaik di sisa musim.

"Dan sekarang, ini adalah masa pemulihan yang panjang. Saya rasa totalnya tujuh minggu, jadi itu cukup lama. Tapi, sekarang saya merasa 100 persen dan saya siap untuk bermain lagi," jelas Mauro Zijlstra.

Menghadapi sisa kompetisi, penyerang bernomor punggung baru ini mengajak rekan-rekannya untuk segera melupakan kekalahan dari Persib Bandung pada pekan lalu.

"Ini pertandingan tandang terakhir. Semuanya ingin menang dan minggu depan adalah pertandingan terakhir musim ini. Jadi, kami ingin menutupnya dengan hasil maksimal," ucap Mauro Zijlstra.

Persija didukung rekor dominan melalui sapu bersih lima pertemuan terakhir melawan Persik, termasuk kemenangan 3-1 pada putaran pertama di Jakarta.

"Mari menangkan dua pertandingan terakhir. Dan tentu saja, semuanya masih merasa kecewa minggu ini, akibat pertandingan terakhir itu (lawan Persib). Tapi kami harus bangkit dan menatap musim depan juga," tutur Mauro Zijlstra.

Di kubu tuan rumah, Persik Kediri yang kini berada di posisi ke-12 klasemen dengan 39 poin mengusung misi meraih kemenangan beruntun ketiga setelah sebelumnya mengalahkan Arema FC dan Semen Padang. Namun, Macan Putih dipastikan tampil tanpa penyerang andalan mereka, Adrian Luna, yang terkena akumulasi kartu kuning.

Berikut adalah catatan lima pertandingan terakhir antara Persik Kediri dan Persija Jakarta:

TanggalPertandinganSkor
20/11/2025Persija vs Persik3-1
19/4/2025Persik vs Persija0-1
1/12/2024Persija vs Persik2-0
16/3/2024Persija vs Persik2-0
17/9/2023Persik vs Persija1-2

Pertandingan pekan ke-33 ini dipimpin oleh pelatih Marcos Reina Torres di sisi Persik Kediri dan Mauricio Souza di kubu Persija Jakarta.