Persipura Jayapura berupaya mengamankan posisi untuk promosi ke Liga 1 saat menjamu Persiku Kudus pada laga pekan ke-27 Liga 2 di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Minggu, 3 Mei 2026. Kemenangan menjadi harga mati bagi Mutiara Hitam untuk menjaga peluang naik kasta, baik melalui jalur juara grup maupun babak playoff.
Koleksi 52 poin saat ini menempatkan tim asal Papua tersebut di peringkat kedua klasemen wilayah barat, jumlah yang sama dengan pemuncak klasemen PSS Sleman. Namun, dilansir dari suaramerdeka.com, PSS Sleman berhak menempati posisi teratas karena keunggulan catatan head-to-head atas Persipura Jayapura.
Nasib promosi langsung Persipura masih bergantung pada hasil pertandingan lain antara PSS Sleman melawan PSIS Semarang di Stadion Maguwoharjo. Jika PSS Sleman berhasil meraih kemenangan, Persipura dipastikan finis di posisi kedua dan harus menempuh jalur babak playoff promosi untuk memperebutkan satu tiket tersisa.
Pelatih Persipura Jayapura, Rahmad Darmawan, menekankan pentingnya menjaga fokus internal tanpa terlalu memikirkan hasil tim lain. Dalam konferensi pers pada Sabtu, 2 Mei 2026, ia meminta para pemain menyadari betapa krusialnya momentum pertandingan penutup putaran ketiga ini.
"I pikir pemain harus betul-betul menjaga momentum ini, karena momentum seperti ini tidak datang setiap tahun," kata Rahmad Darmawan, Pelatih Persipura Jayapura.
Mantan pelatih tim nasional tersebut menginstruksikan anak asuhnya untuk tampil disiplin dan meminimalisir kesalahan di depan gawang. Rahmad menegaskan bahwa hasil akhir sepenuhnya berada di tangan para penggawa Mutiara Hitam di lapangan.
"Dan ini adalah kesempatan besar yang harus mereka jaga," kata Rahmad Darmawan, Pelatih Persipura Jayapura.
Rahmad juga menekankan bahwa nasib tim harus ditentukan oleh performa mereka sendiri tanpa mengharapkan bantuan dari tim lawan. Kemenangan minimal akan memberikan jaminan tempat di fase kompetisi berikutnya.
"Cara menjaganya tentu dengan memberikan yang terbaik, karena tim ini di satu momen, semua ditentukan oleh kita, semua hal, nasib kita ditentukan oleh kita sendiri," kata Rahmad Darmawan, Pelatih Persipura Jayapura.
Meskipun demikian, Persipura tetap memiliki peluang untuk langsung promosi jika mereka menang dan PSS Sleman gagal meraup poin penuh. Persiapan maksimal telah dilakukan demi mencapai target meletakkan satu kaki di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
"Kami main menang, maka paling tidak, kami sudah meletakkan satu kaki kita di babak play-off yang punya kesempatan berebut satu kursi di sana," kata Rahmad Darmawan, Pelatih Persipura Jayapura.
Di sisi lain, PSS Sleman yang menjadi pesaing terdekat Persipura memiliki ambisi serupa untuk mengunci tiket promosi menyusul Garudayaksa FC. Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, menyatakan bahwa atmosfer pertandingan terakhir melawan PSIS Semarang akan berlangsung dalam tensi yang sangat tinggi.
"Jadi saya kira atmosfernya pasti tinggi dan tensinya juga tinggi. Saya lihat beban pemain PSS tidak terlalu nervous (gelisah)," kata Ansyari Lubis, Pelatih PSS Sleman.
Ansyari mengamati bahwa para pemainnya justru merasa antusias menghadapi laga penentuan tersebut. Kemenangan akan menjadi sejarah bagi karier para pemain sekaligus kado bagi pendukung di Sleman.
"Malahan saya kira mereka happy melawan PSIS Semarang," kata Ansyari Lubis, Pelatih PSS Sleman.
Motivasi tinggi terus dipompa oleh jajaran kepelatihan PSS agar momentum ini tidak terlepas. Ansyari berharap para pemain tampil lepas demi mewujudkan kebahagiaan bagi keluarga dan masyarakat luas.
"Karena momentum ini akan mereka ambil sebagai sesuatu yang bisa membahagiakan orang-orang yang ada di seluruh Sleman, dan juga bisa membahagiakan terutama orang tuanya," kata Ansyari Lubis, Pelatih PSS Sleman.
Pertandingan ini menjadi penentu akhir klasemen di mana hanya juara grup yang berhak promosi otomatis. Persipura dipastikan masuk babak playoff promosi terlepas dari hasil apapun melawan Persiku, selama mereka tetap berada di peringkat kedua klasemen.
"Jadi momentum itu membuat mereka bisa menjadikan sejarah pribadi buat mereka sendiri," kata Ansyari Lubis, Pelatih PSS Sleman.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·