Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas PT Pertamina (Persero), terus menjaga keandalan infrastruktur energi nasional melalui penerapan budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) berstandar dunia guna mendukung operasional yang aman dan andal.
"Pertagas terus memperkuat implementasi budaya K3 sebagai fondasi dalam menjaga keandalan operasional infrastruktur energi nasional," kata Direktur Utama Pertagas Indra P. Sembiring dalam keterangan di Jakarta, Selasa.
Dia menyampaikan, komitmen tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam membudayakan K3 guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan bisnis, dan daya saing nasional.
Adapun komitmen Pertagas dalam memperkuat budaya K3 mendapat pengakuan melalui perolehan penghargaan kategori Gold (Level 4) pada WSO Indonesia Safety Culture Award (WISCA) 2026 yang diselenggarakan oleh World Safety Organization (WSO) Indonesia.
Baca juga: Pertagas siap alirkan gas bumi ke sektor strategis lewat Pipa Cisem II
Dirut Pertagas turut menerima penghargaan “Concerned CEO – Top Leadership” sebagai apresiasi atas kepemimpinan dan perannya dalam mendorong implementasi budaya K3 secara berkelanjutan di lingkungan perusahaan.
Penghargaan tersebut diterima langsung Indra dalam acara penganugerahan yang diselenggarakan di Jakarta Selatan, bertepatan dengan rangkaian peringatan Bulan K3 Nasional, World Day for Safety and Health at Work, serta International Firefighters Day.
Indra menyampaikan, pihaknya secara konsisten mendorong penerapan budaya HSSE (Health, Safety, Security, Environment) yang melibatkan seluruh elemen perusahaan, mulai dari manajemen, pekerja, hingga mitra kerja.
Ia menegaskan, upaya tersebut penting untuk memastikan operasional infrastruktur energi berjalan optimal dalam mendukung ketahanan energi nasional.
Baca juga: Pertagas raih tiga penghargaan lingkungan Proper Emas KLH
“Kami terus berkomitmen untuk menjadi perusahaan dengan budaya keselamatan berkelas dunia. Keselamatan bukan hanya tentang kepatuhan terhadap aturan, tetapi menjadi nilai dan budaya kerja yang dijalankan setiap individu dalam setiap aktivitas operasional,” ujar Indra.
Menurutnya, penguatan budaya HSSE menjadi bagian penting dalam mendukung operasional energi yang andal, aman, dan berkelanjutan, khususnya dalam pengelolaan distribusi migas serta pembangunan infrastruktur pada distribusi energi nasional.
Penghargaan WISCA 2026 diberikan setelah melalui proses verifikasi dan Focus Group Discussion (FGD) yang dilakukan oleh tim verifikator WSO Indonesia secara independen, objektif, profesional, dan berintegritas sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
Vice President HSSE Pertagas, Rotua Elyzabeth menambahkan, pencapaian tersebut semakin mempertegas komitmen Pertagas dalam mengimplementasikan prinsip HSSE secara konsisten di seluruh kegiatan operasional perusahaan.
Baca juga: Pertagas fokus kembangkan infrastruktur energi nasional berkelanjutan
“Pencapaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjalankan praktik kesehatan dan keselamatan kerja secara konsisten guna mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan sekaligus menjaga keandalan penyaluran energi bagi masyarakat dan industri nasional,” kata Elyzabeth.
Baca juga: Pertagas komitmen jaga energi UMKM hingga pembangkit listrik nasional
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·