Petugas Imigrasi Bandara Ngurah Rai Gagalkan Keberangkatan 13 WNI Diduga Jemaah Haji Ilegal

Sedang Trending 42 menit yang lalu

Petugas Imigrasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, berhasil menggagalkan upaya keberangkatan 13 Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak melaksanakan ibadah haji melalui jalur nonprosedural pada Jumat, 22 Mei 2026. Rombongan tersebut dijadwalkan terbang menuju Kuala Lumpur, Malaysia, sebelum melanjutkan perjalanan ke Dubai.

Gagalnya keberangkatan ini bermula dari kecurigaan petugas saat melakukan pemeriksaan dokumen penumpasng. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Cahaya, petugas menilai tujuan perjalanan para penumpang tersebut tidak jelas.

Modus keberangkatan tanpa prosedur resmi ini akhirnya terungkap secara tidak sengaja. Petugas melihat notifikasi percakapan grup WhatsApp bertajuk "Hebat Haji 2026" muncul di layar telepon genggam salah satu anggota rombongan.

Pencegahan ini awalnya dilakukan saat petugas Imigrasi Ngurah Rai memeriksa rutin tujuh WNI yang akan bertolak ke Kuala Lumpur. Pemeriksaan awal menunjukkan ketidakjelasan tujuan perjalanan serta tidak adanya visa yang sesuai dengan rencana keberangkatan.

Petugas kemudian melakukan pendalaman dan menemukan enam orang lain yang ternyata tergabung dalam rombongan yang sama. Total 13 orang tersebut akhirnya dibawa oleh petugas untuk menjalani proses pemeriksaan lanjutan.

Saat interogasi mendalam berlangsung, petugas mendapati sejumlah perbedaan keterangan dari masing-masing anggota rombongan mengenai tujuan perjalanan mereka. Perbedaan informasi ini semakin memperkuat dugaan adanya upaya keberangkatan nonprosedural.

Petugas kemudian memeriksa isi percakapan dalam grup WhatsApp "Hebat Haji 2026" setelah salah satu penumpang memperlihatkan tiket kepulangan ke Indonesia melalui ponsel. Hasil penelusuran menunjukkan indikasi kuat bahwa rombongan ini berencana menuju Dubai untuk berhaji tanpa jalur resmi.

Rencana keberangkatan ini bahkan diinstruksikan secara terselubung. Di dalam percakapan grup, terdapat arahan agar anggota keluarga tidak ikut mengantarkan mereka ke bandara guna meminimalkan kecurigaan dari petugas.

Imigrasi Tunda Keberangkatan Seluruh Penumpang

Pihak Imigrasi langsung mengambil tindakan tegas dengan menunda keberangkatan seluruh anggota rombongan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bugie Kurniawan, menegaskan bahwa pengawasan terhadap potensi keberangkatan nonprosedural akan terus diperketat, khususnya terkait ibadah haji.

"Imigrasi Ngurah Rai senantiasa menjalankan pengawasan keimigrasian secara profesional dan humanis untuk memastikan semua warga negara mematuhi prosedur resmi," ujar Bugie dalam keterangannya, Sabtu, 23 Mei 2026.

Bugie juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat luas agar selalu menggunakan jalur resmi dalam melaksanakan ibadah haji demi memastikan keamanan, kenyamanan, serta mendapatkan perlindungan hukum yang jelas.

"Langkah ini sejalan dengan arahan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, dalam semangat Imigrasi untuk Rakyat, yaitu hadir untuk melindungi dan melayani masyarakat," katanya.