Cianjur (ANTARA) - Petugas gabungan Basarnas Cianjur, Jawa Barat, menemukan jasad pekerja kolam jaring apung Waduk Jangari atas nama Dagus Pribadi (22) warga Kecamatan Cidaun yang dilaporkan hilang tenggelam setelah hari kedua pencarian, Minggu.
Kepala Basarnas Cianjur Andhika Zein di Cianjur, Minggu, mengatakan korban ditemukan sekitar 1 kilometer dari lokasi pertama kali dilaporkan hilang tenggelam saat tengah berenang menuju lokasi memancing bersama rekan kerjanya.
Sekitar 20 orang petugas dengan perahu karet melakukan pencarian dengan radius yang diperluas karena diduga tubuh korban terseret arus bawah waduk yang cukup kencang akibat cuaca ekstrem yang masih melanda sebagian besar wilayah Cianjur.
"Jasad korban ditemukan sekitar 1 kilometer dari lokasi pertama dilaporkan hilang tenggelam, saat ini jasadnya dibawa ke puskesmas setempat guna visum sebelum diserahkan ke pihak keluarga guna dimakamkan," katanya.
Baca juga: Bocah kelas 5 SD tewas usai tenggelam di Kali Pesing Jakbar
Dia menjelaskan, setelah jasad korban pekerja kolam jaring terapung ditemukan, pihaknya bersama petugas gabungan terdiri dari TNI/Polri, BPBD Cianjur, Damkar Cianjur, PMI Cianjur, dan relawan menghentikan pencarian.
Selanjutnya tim akan kembali fokus melakukan pencarian jasad anak laki-laki warga Kecamatan Campaka yang dilaporkan hilang terbawa arus saat berenang di Sungai Cisokan enam hari yang lalu, dimana petugas gabungan terkendala luasnya eceng gondong di permukaan Waduk Jangari.
Pada hari ke enam pencarian, pihaknya menggunakan pesawat nirawak atau drone guna mempermudah tim melakukan penyusuran waduk dengan harapan jasad korban dapat ditemukan sebelum waktu pencarian berakhir sesuai dengan standar operating procedure (SOP).
"Petugas gabungan memaksimalkan pencarian sampai Senin, dengan harapan sebelum batas waktu habis jasad korban sudah ditemukan," katanya.
Pencarian dilakukan dengan dua perahu karet dan penyusuran pinggir sungai dengan radius sekitar 50 kilometer dari lokasi pertama korban dilaporkan hilang terbawa arus di Sungai Cikondang.
Sekitar 79 orang petugas gabungan terdiri dari TNI/Polri, BPBD Cianjur, Damkar Cianjur, PMI Cianjur, dan relawan di Cianjur, melakukan penyisiran tepi sungai dan tengah sungai dengan dua perahu karet dan satu unit drone guna memantau dari udara.
Baca juga: Perahu nelayan di Lampung Selatan tenggelam ditabrak kapal kargo
Pewarta: Ahmad Fikri
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·