Pilrek UPR 2026 Makin Dinamis, Lima Kandidat Resmi Mendaftar

Sedang Trending 3 jam yang lalu

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2026–2030 semakin dinamis setelah lima kandidat resmi mendaftarkan diri hingga Senin (25/5/2026).

Lima kandidat tersebut diantaranya, Dr. Dedi Tenggara, Prof. Bhayu Rhama, Prof. Uras Tantulo, Dr. Thea Ferina Embang, dan Dr. Natalina Asi.

Salah satu pendaftar calon rektor, Dr. Natalina Asih, menyatakan kesiapannya untuk membawa kampus tersebut ke arah yang lebih baik dengan fokus pada peningkatan daya saing lulusan dan penguatan kolaborasi internal.

Usai mendaftarkan diri, Natalina menyampaikan bahwa persiapan utamanya maju dalam kontestasi ini adalah dengan mengamati dan menganalisis kebutuhan masyarakat Kalimantan Tengah.

“Pendidikan ini kan selalu berkembang. Lulusan dari universitas nantinya akan kembali ke masyarakat. Oleh karena itu, perguruan tinggi bertugas mempersiapkan SDM yang sesuai dengan dinamika yang terjadi di lapangan,” ujarnya saat diwawancara awak media, Senin (25/5/2026) sore.

Dalam mewujudkan visi dan misinya, Natalina menekankan pentingnya sinergi dan pergerakan serentak dari seluruh elemen kampus. Menurutnya, untuk menjawab tantangan ke depan, kemajuan universitas tidak bisa hanya dibebankan pada unsur pimpinan semata.

“Semua SDM yang terlibat di sini harus memahami hal itu. Tidak hanya pimpinan atau dosen-dosen saja, tetapi tenaga kependidikan juga harus berkontribusi dan berkolaborasi untuk membangun UPR ke arah yang lebih baik,” tegasnya.

Electronic money exchangers listing

Terkait program unggulan, calon rektor yang sekarang menjabat sebagai wakil rektor bidang umum, dan keuangan, menetapkan target utamanya untuk mencetak lulusan UPR yang memiliki daya saing tinggi di dunia kerja.

Ia menyadari bahwa muara dari pendidikan tinggi adalah terserapnya lulusan di lapangan pekerjaan.

Hal ini, lanjutnya, juga harus ditunjang dengan optimalisasi status UPR sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN-BLU).

“Aspek layanan kita harus ditingkatkan sehingga kepercayaan (trust) masyarakat bisa terus dijaga dan ditingkatkan. Artinya, semua yang ada di dalam institusi ini harus berbenah bersama,” tambahnya.

Ke depannya, Natalina berharap UPR dapat menjadi kebanggaan seutuhnya bagi masyarakat Kalimantan Tengah.

Ia ingin masyarakat tidak lagi merasa perlu menyekolahkan anak-anaknya ke luar daerah hanya karena meragukan kualitas perguruan tinggi di daerah sendiri.

“Kita ingin masyarakat menaruh kepercayaan untuk menitipkan anak-anak mereka bersekolah di tempat kita, selama program studi yang dicari itu ada di sini,” pungkasnya. (her)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2026–2030 semakin dinamis setelah lima kandidat resmi mendaftarkan diri hingga Senin (25/5/2026).

Lima kandidat tersebut diantaranya, Dr. Dedi Tenggara, Prof. Bhayu Rhama, Prof. Uras Tantulo, Dr. Thea Ferina Embang, dan Dr. Natalina Asi.

Salah satu pendaftar calon rektor, Dr. Natalina Asih, menyatakan kesiapannya untuk membawa kampus tersebut ke arah yang lebih baik dengan fokus pada peningkatan daya saing lulusan dan penguatan kolaborasi internal.

Electronic money exchangers listing

Usai mendaftarkan diri, Natalina menyampaikan bahwa persiapan utamanya maju dalam kontestasi ini adalah dengan mengamati dan menganalisis kebutuhan masyarakat Kalimantan Tengah.

“Pendidikan ini kan selalu berkembang. Lulusan dari universitas nantinya akan kembali ke masyarakat. Oleh karena itu, perguruan tinggi bertugas mempersiapkan SDM yang sesuai dengan dinamika yang terjadi di lapangan,” ujarnya saat diwawancara awak media, Senin (25/5/2026) sore.

Dalam mewujudkan visi dan misinya, Natalina menekankan pentingnya sinergi dan pergerakan serentak dari seluruh elemen kampus. Menurutnya, untuk menjawab tantangan ke depan, kemajuan universitas tidak bisa hanya dibebankan pada unsur pimpinan semata.

“Semua SDM yang terlibat di sini harus memahami hal itu. Tidak hanya pimpinan atau dosen-dosen saja, tetapi tenaga kependidikan juga harus berkontribusi dan berkolaborasi untuk membangun UPR ke arah yang lebih baik,” tegasnya.

Terkait program unggulan, calon rektor yang sekarang menjabat sebagai wakil rektor bidang umum, dan keuangan, menetapkan target utamanya untuk mencetak lulusan UPR yang memiliki daya saing tinggi di dunia kerja.

Ia menyadari bahwa muara dari pendidikan tinggi adalah terserapnya lulusan di lapangan pekerjaan.

Hal ini, lanjutnya, juga harus ditunjang dengan optimalisasi status UPR sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN-BLU).

“Aspek layanan kita harus ditingkatkan sehingga kepercayaan (trust) masyarakat bisa terus dijaga dan ditingkatkan. Artinya, semua yang ada di dalam institusi ini harus berbenah bersama,” tambahnya.

Ke depannya, Natalina berharap UPR dapat menjadi kebanggaan seutuhnya bagi masyarakat Kalimantan Tengah.

Ia ingin masyarakat tidak lagi merasa perlu menyekolahkan anak-anaknya ke luar daerah hanya karena meragukan kualitas perguruan tinggi di daerah sendiri.

“Kita ingin masyarakat menaruh kepercayaan untuk menitipkan anak-anak mereka bersekolah di tempat kita, selama program studi yang dicari itu ada di sini,” pungkasnya. (her)