Jakarta (ANTARA) - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi DKI Jakarta Endang Nugrahani Pramono menekankan pemberdayaan perempuan harus dilakukan secara menyeluruh, yakni tidak hanya membuka akses dan kesempatan, tetapi juga rasa aman.
"Tidak hanya membuka akses dan kesempatan, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan membangun lingkungan yang menghargai peran perempuan secara utuh," kata Hani dalam peringatan Hari Kartini tingkat Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota, Jakarta, Kamis.
Menurut dia, perempuan saat ini masih menghadapi berbagai tantangan yang tidak ringan, baik di dalam keluarga, dunia kerja, maupun di tengah masyarakat.
Padahal, kata dia, perempuan memiliki peran penting dalam pembangunan Jakarta, mulai dari membentuk karakter generasi masa depan dalam keluarga, berkarya dalam bidang ekonomi dan profesi, hingga menjadi penggerak sosial di tengah masyarakat.
Oleh karena itu, menurut Hani, seluruh pihak harus memastikan Jakarta menjadi kota yang aman dan inklusif bagi perempuan dan anak, baik di ruang keluarga, ruang publik maupun ruang digital.
"Ini adalah tanggung jawab bersama untuk membangun lingkungan yang saling menjaga dan menguatkan," ujar Hani.
Di sisi lain, dia mengatakan peringatan Hari Kartini tingkat Provinsi DKI Jakarta tahun ini, yang mengusung tema "Berkembang Tanpa Batas, Berdaya Tanpa Sekat", menjadi pengingat bahwa perempuan Jakarta memiliki potensi besar sehingga harus terus diberi ruang untuk tumbuh, berkembang, dan berdaya.
"Semangat Kartini mengajarkan kita untuk terus belajar, tumbuh, dan berani menentukan masa depan. Semangat itu kita lanjutkan dengan memastikan perempuan Jakarta memiliki akses yang setara terhadap pendidikan, kesehatan, ekonomi, perlindungan, serta ruang untuk berpartisipasi dan memimpin," tegas Hani.
Dia pun mengapresiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan seluruh pemangku kepentingan atas komitmennya dalam mendorong pemberdayaan dan perlindungan perempuan melalui pelayanan publik dan pembangunan yang semakin inklusif.
"Apresiasi juga saya sampaikan kepada seluruh perempuan Jakarta, para ibu, pendidik, tenaga kesehatan, pelaku usaha, kader, aktivis, dan seluruh perempuan yang terus memberikan kontribusi terbaik bagi keluarga dan masyarakat," ungkap Hani.
Baca juga: Pramono: Perempuan miliki peran terhadap penurunan jumlah RW kumuh
Baca juga: Pemkot dan DPRD ajak perempuan lebih siap jaga ketahanan pangan
Baca juga: Perempuan perlu didukung agar tetap berdaya dan sejahtera
Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·