PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat membersihkan jaringan listrik sepanjang 211 kilo meter sirkuit (KMS). Ini dilakukan melalui aksi pemeliharaan serentak bertajuk “Gerebek Penyulang” guna meningkatkan keandalan pasokan tenaga listrik.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, mengatakan kondisi geografis Papua yang didominasi pegunungan dan hutan tropis menjadi tantangan tersendiri dalam pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur kelistrikan sehingga diperlukan langkah mitigasi secara preventif.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
"Untuk itu, melalui kegiatan ini kami melakukan sapu bersih terhadap segala potensi gangguan jaringan listrik agar masyarakat dapat menikmati layanan listrik yang andal,” katanya di Jayapura, Papua, Sabtu, 23 Mei 2026, sebagaimana dilansir dari Antara.
Menurut Roberth, dalam kegiatan tersebut PLN mengerahkan 767 personel gabungan yang terdiri atas petugas pelayanan teknik, tim pemeliharaan khusus, pengawas keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta lima tim Pasukan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).
“Pengerahan personel secara masif ini merupakan bentuk komitmen PLN untuk menghadirkan kualitas layanan kelistrikan terbaik bagi masyarakat di Tanah Papua,” ujarnya.
Dia menjelaskan selain membersihkan jalur jaringan listrik, pihaknya tim juga merapikan 716 batang pohon dan memangkas dahan yang berpotensi mengganggu jaringan listrik.
"Kami juga melakukan perbaikan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) di 454 titik, pembenahan konstruksi gardu di 91 titik, serta pemasangan proteksi petir pada 18 titik lokasi," kata dia
Roberth menambahkan kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari kesiapan PLN dalam menjaga keandalan pasokan tenaga listrik menjelang perayaan Idul Adha 1447 Hijriah pada akhir Mei 2026.
“Kami berharap seluruh rangkaian ibadah dan aktivitas masyarakat dapat berlangsung lancar tanpa gangguan listrik,”ujarnya.
51 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·