Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menyalurkan bantuan benih jagung hingga alat mesin pertanian kepada para petani di Desa Bumi Agung Jaya, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan pada Sabtu (16/5/2026). Langkah nyata ini diambil sebagai upaya kepolisian dalam memberdayakan masyarakat tani demi mewujudkan swasembada pangan nasional pada tahun 2026, seperti dilansir dari Detikcom.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho tersebut dikemas dalam acara Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II. Melalui momentum ini, pihak kepolisian membagikan puluhan ribu kilogram benih jagung unggul varietas ADV 105 S Bejo guna mendongkrak produktivitas kelompok tani setempat.
"Dalam semangat Nyago Bumi Sriwijaya, Polri tidak hanya hadir untuk menjaga Kamtibmas, tetapi juga hadir untuk menjaga pangan, menjaga distribusi, mengawal hasil panen petani, dan mendorong kesejahteraan masyarakat," kata Irjen Sandi Nugroho, Kapolda Sumsel.
Selain penyediaan bibit unggul, pihak kepolisian memfasilitasi pendistribusian puluhan unit alat mesin pertanian untuk meningkatkan efisiensi kerja para petani. Infrastruktur ini disiapkan guna memaksimalkan pengelolaan lahan, terutama pada fase pascapanen.
"Komitmen ini kami realisasikan secara nyata melalui dukungan puluhan unit Alat Mesin Pertanian (Alsintan), mulai dari traktor, mesin tanam, hingga fasilitas pengering (dryer) untuk memaksimalkan produktivitas kelompok tani binaan," ujar Irjen Sandi Nugroho, Kapolda Sumsel.
Untuk mengatasi kendala permodalan, Polda Sumsel juga menggandeng Himpunan Bank Milik Negara yang meliputi BRI, BNI, dan Bank Mandiri. Aparat kepolisian bertindak menjadi fasilitator bagi 320 kelompok tani binaan agar dapat mengakses program Kredit Usaha Rakyat secara aman.
"Di sisi lain, kami juga mendukung penguatan akses permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Saat ini tercatat ada 320 Kelompok Tani binaan yang mengajukan KUR melalui bank Himbara. Dari jumlah tersebut, baru 52 kelompok yang telah disetujui, sementara yang lainnya masih dalam tahap verifikasi," jelas Irjen Sandi Nugroho, Kapolda Sumsel.
Melalui penyaluran modal dan fasilitas tersebut, koordinasi antar-instansi diharapkan terus berjalan solid di wilayah Sumatera Selatan demi mencapai target ketahanan pangan yang berkelanjutan.
"Mari kita terus perkuat sinergi dalam mendukung Swasembada Pangan Tahun 2026. Dengan semangat kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas, kita wujudkan Sumatera Selatan yang aman, produktif, dan sejahtera," ujarnya Irjen Sandi Nugroho, Kapolda Sumsel.
Langkah taktis kepolisian dari hulu hingga hilir ini akan mendapatkan pengawalan serta evaluasi berkala secara ketat. Hal tersebut ditujukan agar kehadiran personel kepolisian di lapangan mampu memberikan solusi konkret atas permasalahan ekonomi para petani.
"Dukungan berupa benih, Alsintan, hingga pendampingan akses KUR ini merupakan penjabaran langsung dari instruksi Bapak Kapolda Sumsel. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran personel di lapangan benar-benar menjadi problem solver. Polri tidak hanya memberikan jaminan keamanan, tetapi juga hadir sebagai fasilitator proaktif yang menggerakkan roda ekonomi petani agar kesejahteraan mereka meningkat dan target swasembada tercapai," ungkap Kombes Nandang Mu'min Wijaya, Kabid Humas Polda Sumsel.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·