Polisi Buru Komplotan Begal Bersenjata Api di Kebon Jeruk

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Aparat kepolisian memburu komplotan pencuri sepeda motor bersenjata api yang beraksi di Jalan Duri Raya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Minggu (10/5/2026) siang. Para pelaku dilaporkan sempat melepaskan beberapa kali tembakan ke arah korban yang mencoba mempertahankan kendaraannya.

Pihak kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti di lokasi kejadian. Upaya pengejaran terhadap tiga orang tersangka kini sedang dilakukan oleh tim gabungan dari unsur polsek dan polres, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Nur Aqsha mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden penembakan tersebut.

"Sudah kami cek TKP (tempat kejadian perkara) bergabung dengan reskrim polres dan saat ini sedang dalam penyelidikan lebih lanjut," kata Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Nur Aqsha.

Kompol Nur Aqsha menambahkan bahwa petugas masih meneliti barang bukti berupa selongsong peluru yang ditemukan di area penembakan.

"Saat ini masih didalami sama tim polsek dan polres, perkembangan akan di-update," tutur Aqsha.

Korban peristiwa ini, Alif (25), menceritakan kronologi saat motor Honda CRF miliknya dengan nomor polisi F 2715 WAJ menjadi sasaran komplotan tersebut ketika ia sedang makan di sebuah warung bakso.

"Pas lagi makan, ada orang masuk sini dua orang. Cuman keluar lagi. Nah, cuman pas lihat, posisi saya makan di sini di pojok, ada lihat motor saya gerak-gerak stangnya," ujar Alif.

Menyadari kendaraannya dalam bahaya, Alif segera berlari keluar untuk menghentikan aksi para pelaku yang ternyata membawa senjata api.

"Saya keluar, 'Woi mau ngapain ini?'. Dia langsung nodongin pistol ke saya, bilang 'Diam, diam, diam' katanya. Ya udah ayo kata gue tuh. Langsung nembak dia buat peringatan, nggak terjadi apa-apa, nggak ngerasa apa-apa saya lari lagi ke belakang buat ngambil gelas ngelempar ke dia sambil ngejar motor," ujar dia.

Alif menyebutkan bahwa pelaku yang berjumlah tiga orang tersebut semuanya memegang senjata dan melepaskan tembakan berulang kali, yang serpihannya mengenai kakinya.

"Saya lihat tiga-tiganya megang senjata, yang dua orang nembakkin. Lima kali tembakan mungkin. Bahkan pas jalan dia nembak lagi," jelas Alif.

Beruntung, tembakan tersebut tidak mengenai tubuhnya secara langsung melainkan hanya serpihan kaca yang terkena peluru.

"Ya ini kaki kena (tembakan), cuman untungnya meleset, cuman kena serpihan doang," tambahnya.

Korban telah melaporkan kejadian ini secara resmi ke pihak berwenang setelah mendapatkan perawatan medis atas luka di kaki kanannya.

"Yang hilang motor Honda CRF warna hitam Plat F 2715 WAJ," ungkap dia.

Keterangan dari warga setempat mengindikasikan bahwa wilayah Jalan Duri Raya memang rawan terhadap aksi pencurian motor oleh kelompok bersenjata.

"Belum lama di Indomaret atas noh, sama juga, pelakunya komplotan," kata Ramadhan, seorang warga sekitar.

Ramadhan menduga para pelaku merupakan bagian dari sindikat profesional yang kerap berpindah-pindah lokasi operasi.

"Namanya komplotan curanmor kayak gini biasanya kalau udah berhasil gasak di sini, dia pindah ke tempat lain," imbuhnya.