Polisi Iran Tutup Kafe di Teheran karena Tuduhan Aktivitas Satanis

Sedang Trending 31 menit yang lalu

Pihak berwenang Iran menutup sebuah kafe di pusat kota Teheran karena dituduh mempromosikan aktivitas satanis, seperti dilansir dari Detikcom pada Minggu (31/5/2026).

Kafe yang terletak di Jalan Valiasr tersebut dilaporkan oleh media lokal Fars telah menyelenggarakan acara musik bergaya Barat yang memicu perilaku abnormal.

Tindakan tegas diambil setelah polisi menuduh para pengunjung terlibat dalam aktivitas yang dianggap melanggar norma di negara tersebut.

"gerakan setan" kata polisi melalui laporan kantor berita Mehr.

Sebuah rekaman video tanpa suara berdurasi 14 detik dari kantor berita Tasnim memperlihatkan situasi di dalam kafe yang padat pengunjung.

Dalam video tersebut, beberapa musisi tampak memainkan gitar sementara para pelanggan menganggukkan kepala mengikuti irama musik yang disajikan.

"satanis" ujar otoritas Iran mengenai tuduhan terhadap perkumpulan atau jaringan yang dianggap mempromosikan paham tersebut.

Pemerintah Iran tercatat memiliki sejarah panjang dalam menargetkan berbagai aktivitas yang dinilai bertentangan dengan nilai-nilai Islam atau terpengaruh oleh budaya Barat.

Beberapa penyelenggaraan konser musik rock dan heavy metal di negara tersebut juga pernah dilabeli sebagai acara satanisme pada masa lalu.