Larangan membawa air zamzam di dalam koper berlaku bagi jemaah haji Indonesia selama fase pemulangan yang dimulai pada Senin, 1 Juni 2026. Aturan ketat mengenai barang bawaan tersebut secara resmi ditetapkan oleh General Authority of Civil Aviation (GACA) Arab Saudi, sebagaimana dilansir dari Cahaya.
Pemeriksaan intensif akan dilakukan oleh petugas X-Ray Bandara King Abdul Aziz Jeddah guna memastikan kepatuhan jemaah terhadap regulasi ini. Petugas berwenang membongkar koper dan menyita air zamzam jika ditemukan jemaah yang nekat membawanya.
Kepala Daerah Kerja Bandara Abdul Basir menegaskan bahwa jemaah tidak perlu khawatir karena hak air zamzam mereka sudah diakomodasi oleh pemerintah.
"Jemaah sudah diberikan haknya untuk menerima air zamzam satu galon di tanah air dengan volume lima liter. Saat ini sebagian besar sudah terdistribusikan ke asrama haji (debarkasi), tinggal jemaah mengambilnya ketika pulang," kata Abdul Basir di Jeddah, Minggu (31/5/2026).
Pihak otoritas bandara juga membatasi barang bawaan jemaah yang hanya diizinkan membawa tiga jenis tas resmi. Aturan berat maksimal telah ditentukan demi keselamatan penerbangan.
"Yaitu koper besar dengan bobor maksmal 32 kilogram, koper kecil yang dibawa masuk kabin dengan bobot maksimal 7 kilogram, dan tas paspor. Selain itu, jemaah tidak diperkenankan membawa barang bawaan lainnya," katanya.
Demi menjaga keselamatan penerbangan, jemaah dilarang membawa barang mudah terbakar seperti korek api, senjata tajam, gas, aerosol, serta cairan melebihi 100 ml. Jemaah juga dilarang membawa uang tunai melebihi Rp 100.000.000 atau SAR 25.000.
Terkait jadwal kedatangan di fasilitas bandara, jemaah diizinkan memasuki kawasan Bandara King Abdul Aziz Jeddah enam jam sebelum waktu keberangkatan pesawat.
"Sedangkan untuk masuk gate-nya, empat jam sebelum keberangkatan mengingat ada pemeriksaan XRay yang membutuhkan waktu," ungkap Abdul Basir.
Fase kepulangan ini menandai berakhirnya puncak operasional haji 2026/ 1447 H. Enam kloter awal yang dipulangkan pada 1 Juni 2026 meliputi kloter 1 embarkasi BTH, SUB, UPG, LOP, serta kloter 2 dan 3 embarkasi SUB.
38 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·