Kepolisian Resor Bogor melakukan penyelidikan mendalam terkait penemuan jasad seorang pria berinisial S di area perkebunan jagung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Senin, 27 April 2026. Korban ditemukan dalam posisi memegang pisau tanpa adanya indikasi luka akibat kekerasan fisik pada tubuhnya.
Pemeriksaan awal dilakukan dengan melibatkan pihak rumah sakit untuk memastikan penyebab kematian pria tersebut. Berdasarkan laporan yang dilansir dari Detikcom, polisi menemukan petunjuk adanya faktor alam yang menjadi pemicu kematian korban di lokasi kejadian.
Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo menjelaskan bahwa koordinasi dengan tim medis telah dilakukan untuk mengecek kondisi fisik luar jenazah secara mendetail.
"Adapun dari hasil koordinasi kita dengan rumah sakit yang melakukan penanganan awal, sejauh ini tidak ada tanda-tanda luka terbuka ataupun sebagainya," kata Anggi, Senin (27/4/2026).
Penyisiran di sekitar tempat kejadian perkara memperkuat dugaan bahwa cuaca buruk berperan dalam insiden ini. Tim penyidik menemukan indikasi kuat bahwa korban terpapar energi listrik dari alam saat berada di tengah kebun.
"Juga dari pihak keluarga korban pun juga sudah mengikhlaskan dan terdapat temuan juga dari pada tim kita yang melakukan penyisiran ke lapangan di seputaran TKP (tempat kejadian perkara) itu kita mendapatkan informasi sementara terkait dengan terjadinya sambaran petir di area tersebut," jelasnya.
Mengenai adanya luka fisik pada bagian wajah, kepolisian menyebutkan hal tersebut bukan berasal dari penganiayaan. Luka itu diduga kuat muncul sebagai akibat dari proses jatuhnya tubuh korban ke tanah yang berbatu.
"Jadi kalau tanda-tanda kekerasan sejauh ini tidak ada. Hanya di bagian pipi terdapat luka yang diindikasikan benturan, yang diduga dari jatuh yang mengenai dari pada batu di bawahnya," sebutnya.
Sebelumnya, penemuan jasad ini bermula dari kecurigaan warga yang baru saja menyelesaikan pekerjaan membersihkan lahan. Saksi melihat sosok tergeletak yang awalnya tidak dikenal karena tidak membawa identitas resmi.
"Kronologi kejadian, sekitar pukul 10.00 WIB kedua saksi saat itu sehabis bekerja sebagai pembersih kebun, ketika melintas di TKP terlihat ada sosok yang mencurigakan. Kemudian setelah didekati terlihat ada sosok mayat dengan posisi tertelungkup menyamping," kata Kapolsek Sukaraja AKP Ade Rahmat, Jumat (17/4).
Olah TKP segera dilaksanakan setelah laporan diterima oleh pengurus lingkungan setempat. Jenazah kemudian dipindahkan ke fasilitas kesehatan untuk menjalani prosedur autopsi guna kepentingan hukum lebih lanjut.
"Selanjutnya, jenazah korban telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Satreskrim Polres Bogor guna kepentingan penyelidikan dan penyidikan," kata Ade.
Korban diketahui memiliki ciri fisik dengan tinggi badan sekitar 150 cm dan berat badan 60 kg. Saat ditemukan, pria berkulit putih dan berambut pendek tersebut mengenakan kaos lengan panjang berwarna hitam serta celana pendek hitam.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·