PPIH: Bandara Jeddah siapkan "buggy car" sambut JCH gelombang II

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Labuan Bajo, NTT (ANTARA) - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyiapkan fasilitas buggy car atau mobil golf serta kendaraan khusus disabilitas untuk menyambut kedatangan jamaah calon haji Indonesia gelombang II di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, mulai Jumat (8/5).

Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara Jeddah Abdul Basir menjelaskan penyediaan fasilitas ini hasil koordinasi dengan pihak Nusuk Marhaba guna memberikan kenyamanan ekstra bagi jamaah calon haji, khususnya kelompok lanjut usia (lansia).

"Fasilitas disiapkan untuk menunjang pergerakan jamaah. Kami juga berkoordinasi menyediakan mobil khusus lansia dan disabilitas agar proses perpindahan di bandara lebih mudah dan cepat," katanya dalam keterangan diterima di Jakarta, Kamis.

Ia menekankan persiapan tersebut penting mengingat adanya perbedaan pada alur kedatangan di Jeddah, di mana jamaah calon haji akan langsung diberangkatkan menuju Makkah untuk melaksanakan umrah wajib.

Untuk itu, jamaah calon haji diminta memakai kain ihram sejak di asrama atau embarkasi. Penggunaan kain ihram sejak dari tanah air untuk efisiensi waktu mengingat ketatnya alur pergerakan di bandara.

Baca juga: Kloter pertama 393 calon haji Aceh tiba di Madinah

PPIH menyiapkan jamaah nantinya dibagi dalam dua jenis layanan, yakni jalur fast track (rute Makkah) melalui empat embarkasi (Jakarta, Solo, Surabaya, Makassar) yang langsung menuju bus, serta jalur reguler yang disediakan ruang tunggu berpendingin udara untuk istirahat sejenak.

Terkait dengan kondisi cuaca, Abdul mengingatkan bahwa suhu di Jeddah tergolong panas dengan tingkat kelembapan lebih tinggi dibandingkan dengan Madinah sehingga rentan menyebabkan jamaah cepat berkeringat dan dehidrasi.

"Jamaah harus selalu memperbanyak minum, tidak harus menunggu haus untuk minum," katanya.

Berdasarkan kondisi tersebut maka PPIH juga telah menyiagakan klinik kesehatan tingkat pertama di area bandara.

Klinik tersebut berfungsi sebagai ruang observasi bagi jamaah calon haji yang membutuhkan penanganan medis awal sebelum melanjutkan perjalanan darat selama satu jam menuju Makkah.

Dengan begitu, dia memastikan persiapan layanan secara keseluruhan telah mencapai 90 persen.

Saat ini, pihaknya tinggal melakukan koordinasi final dengan Kementerian Haji Arab Saudi untuk memastikan seluruh fasilitas pendukung jamaah calon haji Indonesia siap beroperasi penuh pada Jumat (8/5), pukul 06.30 waktu setempat.

Baca juga: PPIH Medan: dua calon haji disuntik vaksin polio berangkat kloter 17

Baca juga: Sesak nafas di asrama haji, calon haji Mamuju meninggal di Makassar

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo, Citro Atmoko
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.