Presiden Prabowo Subianto mengingatkan buruh dan pelaku usaha agar tidak terus-menerus menuntut berbagai kebijakan dari pemerintah. Menurutnya, seluruh pihak perlu saling memahami tantangan masing-masing dan memperkuat kerja sama demi menjaga perekonomian nasional.
Di hadapan anggota DPR dan pejabat negara, Prabowo menyoroti posisi buruh yang kerap menyuarakan berbagai tuntutan. Namun, menurut dia, pelaku usaha juga menghadapi tekanan dan tanggung jawab yang tidak ringan dalam menjalankan bisnisnya.
“Saya ingatkan buruh, jangan kau minta aja terus. Pengusaha juga kerja keras. Pusing juga mereka. Harus bayar kredit ke bank. Tapi pemerintah ingin bekerja sama. Kita banyak beri perlindungan sosial supaya meringankan beban pengusaha agar tidak terlalu berat,” kata Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR RI, Rabu (20/5).
Prabowo menegaskan pemerintah membuka ruang bagi pelaku usaha untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi.
“Dan kita terbuka. Kalau ada pengusaha yang sulit laporkan kita,” ungkapnya.
Tak hanya kepada pekerja, Prabowo juga menyampaikan pesan serupa kepada kalangan pengusaha. Ia meminta pelaku usaha tidak terus-menerus mengandalkan berbagai insentif atau keringanan dari pemerintah.
Menurutnya, pemerintah memahami kondisi ekonomi global yang masih penuh tekanan dan siap memberikan dukungan bila diperlukan. Namun, bantuan tersebut bukan berarti bisa diminta secara terus-menerus.
“Kalau dia minta penurunan tarif kita bantu untuk sementara. Jangan terus-menerus minta penurunan tarif pajak. Kita mengerti. Krisis dunia kita mengerti, kita akan bantu,” kata Prabowo.
Prabowo menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan pelaku UMKM menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Bila kita bersatu, bila kita bekerja sama seperti ini, pengusaha swasta, pemerintah, UMKM, pemerintah pusat, pemerintah daerah, semua kita kerja sama. Semua memiliki rasa panggilan yang sama, kita akan menciptakan kemakmuran luar biasa,” pungkasnya.
50 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·