Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 yang akan dipusatkan di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, pekan ini. Dilansir dari Detikcom, sebanyak 400 ribu massa yang terdiri dari elemen buruh dan pengemudi ojek online diperkirakan bakal memadati lokasi tersebut.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menjelaskan bahwa besarnya jumlah massa dipicu oleh rencana pengumuman kebijakan strategis dari pemerintah bagi para pekerja pada Senin (27/4/2026).
"Perhitungan saya, dengan bergabungnya berbagai elemen, teman-teman ojek online karena akan mendengarkan pengumuman dari pemerintah, akan mencapai 400 ribu massa. Jadi kalau dari buruh 200 ribu lebih, dari elemen lain termasuk ojol mencapai 200 ribu juga," kata Andi Gani dalam jumpa pers Panitia May Day 2026 di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/4/2026).
Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam agenda ini menjadi sorotan utama karena kepala negara akan menyampaikan arah kebijakan pemerintah untuk satu tahun ke depan. Andi Gani menyebutkan bahwa pidato kenegaraan tersebut akan sangat krusial bagi masa depan tenaga kerja nasional.
"Bapak Presiden akan menyampaikan sambutan kenegaraannya dan beliau akan menyampaikan apa yang akan beliau lakukan di tahun 2026," ucap Andi Gani.
Dalam tinjauan kinerjanya, Andi Gani memberikan apresiasi atas langkah nyata pemerintah yang telah merealisasikan sejumlah tuntutan krusial kaum buruh, termasuk pengakuan terhadap tokoh perjuangan buruh dan perlindungan hukum bagi pekerja rumah tangga.
"Mami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto beserta pemerintah yang telah menepati janji May Day. Yang pertama mengangkat saudara kami, Ibu Marsinah, menjadi Pahlawan Nasional beliau sudah tepati itu. Yang kedua, Undang-Undang PPRT, sudah beliau tepati," ujar Andi Gani.
Selain itu, pihak buruh menantikan pengumuman regulasi terbaru mengenai praktik alih daya atau outsourcing yang dijadwalkan terbit sebelum perayaan 1 Mei mendatang. Aturan baru tersebut diprediksi akan memberikan kepastian status bagi para pekerja kontrak.
"May Day ini buruh akan sangat bahagia karena outsourcing yang memang merajalela akan dipertegas dan dibatasi jenis pekerjaannya," tutur Andi Gani.
Agenda ini juga direncanakan memberikan dampak positif bagi para pengemudi ojek online melalui skema yang telah disiapkan presiden. Andi Gani mengisyaratkan adanya pemberian khusus, meskipun detail teknisnya masih disimpan rapat hingga hari pelaksanaan.
Terkait teknis pelaksanaan, panitia telah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengatur alur kendaraan dan pengamanan. Rangkaian acara yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB ini juga akan mencakup ibadah bersama di tengah lapangan.
"Salat Jumat akan dilakukan di Lapangan Monas. Panitia sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk wudhu dan kebutuhan lainnya. Akan ada tokoh nasional yang menjadi khatib dan imam," ucap Andi Gani.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·