Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meresmikan pencanangan HUT ke-499 Kota Jakarta di Koridor Jalan H. R. Rasuna Said Pedestrian Plaza Festival pada Minggu (10/5/2026). Perayaan bertema Menuju Lima Abad, Jaga Jakarta Bersih! tersebut menjadi momentum transformasi Jakarta sebagai kota global yang inklusif.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyerahkan dokumen rencana induk penghentian praktik open dumping di TPST Bantargebang kepada Menteri Lingkungan Hidup sebagaimana dilansir dari Detikcom. Berdasarkan dokumen itu, TPST Bantargebang ditargetkan hanya menerima sampah residu mulai 1 Agustus 2026.
Pramono Anung memproyeksikan perubahan signifikan pada estetika Jalan Rasuna Said dalam waktu dekat. Kawasan tersebut diproyeksikan menjadi ikon baru ibu kota dengan inspirasi dari pahlawan nasional asal Padang.
"Saya meyakini bulan depan wajah Jalan Rasuna Said ini akan sangat berbeda. Sekaligus ini terinspirasi dari sosok Hajjah Rangkayo Rasuna Said, tokoh Padang dan pahlawan nasional kita. Saya berharap jalan ini nantinya menjadi ikon baru Jakarta," ungkap Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Kegiatan tersebut juga mengampanyekan Gerakan Pilah Sampah dari Sumbernya yang melibatkan warga, penggerak PKK, hingga pengurus RW. Langkah ini bertujuan menekan volume sampah rumah tangga melalui pemisahan kategori organik, anorganik, B3, serta residu.
Aspek kebudayaan Betawi turut memeriahkan suasana melalui pertunjukan Lenong Betawi yang menampilkan seniman kawakan seperti Mandra dan Munaroh. Selain itu, musisi Ardhito Pramono hadir sebagai penampil utama guna menghibur masyarakat yang memadati lokasi sejak pagi hari.
Penataan kawasan HR Rasuna Said kini menjadi prioritas karena fungsinya sebagai pusat diplomasi dan ekonomi. Sejak April 2026, seluruh tiang beton bekas proyek monorel telah dibongkar untuk menambah lajur lalu lintas dan memperluas ruang terbuka di kawasan Kuningan.
4 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·