Jakarta (ANTARA) - Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Hasan Nasbi sebagai Penasehat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, yang menjadi momentum dirinya kembali masuk ke dalam Kabinet Merah Putih, setelah sebelumnya sempat menjabat sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO).
Adapun Hasan Nasbi dilantik di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, bersama lima orang lainnya, yaitu Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI, Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina, Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup, dan Hanif Faisol Nurofiq sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.
Hasan Nasbi sebelumnya dilantik oleh Presiden Ke-7 RI Joko Widodo pada 19 Agustus 2024 melalui penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2024 tentang Kantor Komunikasi Kepresidenan, sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan.
Kemudian Hasan Nasbi selesai menjalani jabatan itu, karena Presiden RI Prabowo Subianto melantik Angga Raka Prabowo menggantikan Hasan Nasbi pada Rabu (17/9/2025), yang kemudian nama jabatan dan lembaganya berganti menjadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.
Baca juga: Prabowo lantik Hasan Nasbi sebagai penasihat khusus bidang komunikasi
Profil Hasan Nasbi
Hasan Nasbi lahir di Bukittinggi pada 11 Oktober 1979, adalah seorang konsultan politik asal Indonesia yang saat ini memegang posisi penting sebagai Kepala Presidential Communication Office (PCO) atau Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan sejak 19 Agustus 2024.
Hasan memiliki latar belakang dan pengalaman yang panjang di sektor media dan riset. Pada tahun 2005 hingga 2006, ia bekerja sebagai jurnalis Harian Kompas dan pernah menjadi peneliti di Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia hingga 2008.
Setelah itu, Hasan mendirikan lembaga survei bernama Cyrus Network yang kerap menjadi lembaga survei dalam rekapitulasi atau perhitungan cepat dalam Pemilihan Presiden, tak terkecuali pada Pilpres 2024.
Hasan mengenyam pendidikan menengah atas di SMAN 2 Bukittinggi kemudian melanjutkan pendidikan tingginya di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia (FISIP UI) dan meraih gelar Sarjana Ilmu Politik pada 2004.
Saat masih menjadi mahasiswa, Hasan dikenal sebagai orang yang aktif dalam berorganisasi, ia menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat UI pada tahun 2000 yang juga mengenalkannya pada dunia politik.
Dalam geliat politik, dirinya pernah menjadi Koordinator Tim Relawan Joko Widodo–Basuki Tjahaja Purnama untuk pemilihan umum Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2012.
Kemudian Hasan Nasbi juga turut menjadi Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran pada momen Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Dia pun tercatat beberapa kali menjadi narasumber seputar kampanye Prabowo dan Gibran.
Setelah selesai menjabat sebagai Kepala PCO dalam Kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo, dia pun ditetapkan menjadi Komisaris PT Pertamina Persero sejak 11 September 2025.
Baca juga: Reshuffle kabinet, Dudung, Jumhur, hingga Hasan Nasbi tiba di Istana
Baca juga: Seskab Teddy diskusi dengan Hasan Nasbi bahas pemerintahan
Baca juga: Hasan Nasbi ditetapkan sebagai Komisaris Pertamina
Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·