Purbaya Yudhi Sadewa Jamin Kondisi Ekonomi Stabil Meski Rupiah Melemah

Sedang Trending 47 menit yang lalu

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi penurunan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang sempat menyentuh angka Rp17.500 pada Rabu (13/5/2026).

Kondisi fundamental ekonomi nasional saat ini dinilai masih berada dalam posisi yang sangat baik meski terjadi tekanan pada nilai tukar. Purbaya menegaskan pihaknya telah mengidentifikasi penyebab pelemahan tersebut guna menghindari krisis serupa tahun 1998 sebagaimana dilansir dari Detik Finance.

"(Masyarakat) nggak perlu panik karena pondasi ekonomi bagus. Kita tahu betul kelemahan di mana dan bisa kita betulin. Kita nggak akan sejelek seperti 98 lagi, nggak akan jelek malah," kata Purbaya di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2026).

Pemerintah tengah menyusun strategi khusus guna memperkuat posisi rupiah dengan melibatkan kerja sama antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia. Dukungan tersebut diarahkan pada sektor pasar surat berharga untuk menjaga stabilitas moneter secara keseluruhan.

"Itu kan tugas bank sentral. Cuma kita sedang ambil langkah-langkah untuk membantu memperkuat juga dari sisi bond market. Mungkin kita coba lihat apakah kita bisa masuk untuk membantu apa enggak, tetapi pasti ke depan akan ada perbaikan, jadi jangan takut," ucap Purbaya.

Stabilitas pada pasar obligasi atau bond market menjadi fokus utama karena diyakini dapat menekan arus modal keluar. Upaya ini dilakukan agar para investor tidak terburu-buru melakukan aksi jual akibat kekhawatiran terhadap potensi kerugian modal di pasar keuangan Indonesia.

"Kalau bond market stabil, orang itu nggak jual, mereka nggak takut dengan capital loss, yang keluar juga akan berkurang. Itu hitungan saya, apalagi kalau nanti bond-nya menguat, kan ada potensi capital gain, biasanya mereka suka, itu yang keluar-keluar akan masuk ke situ. Kita akan jaga stabilitas di bond market, membantu bank sentral. Tentunya kami akan berkoordinasi dengan bank sentral juga," imbuh Purbaya.