Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan stabilitas anggaran subsidi energi nasional tidak terganggu meski nilai tukar rupiah melemah hingga mendekati level Rp 17.500 per dollar Amerika Serikat pada Rabu (13/5/2026). Dilansir dari Money, kondisi fiskal saat ini diklaim masih berada dalam skenario perhitungan pemerintah.
Pemerintah menyatakan bahwa asumsi harga minyak mentah yang digunakan dalam penyusunan anggaran sudah cukup tinggi. Hal ini membuat fluktuasi kurs saat ini tidak memerlukan penghitungan ulang pada pos belanja subsidi.
"Waktu kita hitung kemarin 120 dollar AS per barel, ya rupiah dekat-dekat situ jadi enggak ada masalah. Saya enggak harus hitung ulang," ujar Purbaya, Menteri Keuangan.
Selain membahas soal kurs, bendahara negara ini juga mengadakan pertemuan dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia. Fokus pembicaraan kedua menteri tersebut bukan mengenai penambahan subsidi, melainkan optimalisasi pendapatan negara dari sektor ekstraktif.
"Kita membahas bukan subsidi, tapi kita membahas rencana beliau memperkuat PNBP dari sektor migas. Rencananya cukup baik saya pikir," kata Purbaya, Menteri Keuangan.
Salah satu langkah strategis yang dibahas adalah percepatan pembangunan infrastruktur energi berupa pipanisasi gas yang menghubungkan Sumatera dan Jawa. Proyek ini diproyeksikan menjadi jalur distribusi utama saat lapangan gas di Aceh mulai berproduksi penuh.
"Ada satu proyek pipanisasi gas yang dari Sumatera nanti mungkin ke Jawa nyambung. Kalau field Andaman selesai itu bisa ditransfer langsung ke Sumatera-Jawa. Itu proyek bagus tadi," ujar Purbaya, Menteri Keuangan.
Berdasarkan data APBN 2026, rata-rata harga minyak mentah Indonesia (ICP) hingga Maret 2026 berada di level 68 dollar AS per barel. Angka ini masih di bawah asumsi makro sebesar 70 dollar AS per barel, meskipun harga minyak Brent sempat menyentuh 100 dollar AS per barel.
Menteri Keuangan sebelumnya juga telah menegaskan pada Senin (6/4/2026) bahwa harga BBM bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun. Defisit anggaran diproyeksikan tetap terjaga pada kisaran 2,9 persen dengan mempertimbangkan berbagai risiko global.
"Subsidi terhadap BBM akan terus diadakan sampai dengan akhir tahun dan harga BBM bersubsidi tidak akan naik. Anggaran kita cukup," kata Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·