Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi bahwa peringkat utang Indonesia berada dalam kondisi stabil setelah melakukan pertemuan dengan lembaga pemeringkat S\&P Global Ratings di Washington DC pada Selasa (14/4/2026). Penegasan ini disampaikan Purbaya di Jakarta pada Kamis (16/4/2026) untuk merespons laporan mengenai risiko tinggi ekonomi Indonesia di kawasan Asia.
Kondisi fiskal Indonesia dinilai tetap kuat dan tidak berada dalam posisi lemah sebagaimana dikhawatirkan sebelumnya. Dilansir dari Money, hasil diskusi terbaru menunjukkan adanya penilaian ulang yang lebih positif terhadap stabilitas ekonomi nasional dibandingkan laporan awal yang sempat beredar di publik.
"Waktu itu mungkin mengacu pada laporan yang diberikan hari Senin. Saya kan meetingnya hari Selasa, jadi sepertinya mereka sudah melakukan assessment ulang," ujar Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan. Ia menambahkan bahwa informasi yang menyebut risiko tinggi kemungkinan besar didasarkan pada data sebelum diskusi tatap muka tersebut berlangsung.
Purbaya menekankan bahwa pertemuan tersebut membuahkan konfirmasi resmi mengenai tidak adanya perubahan dalam penilaian peringkat utang. Hal ini sekaligus menepis anggapan bahwa ruang fiskal Indonesia sangat terbatas dalam menghadapi tekanan ekonomi global saat ini.
S\&P Global Ratings juga menyatakan minat untuk melakukan kunjungan langsung ke Indonesia guna meninjau perkembangan ekonomi dan kebijakan pemerintah secara mendalam. Langkah ini dianggap sebagai indikator pandangan positif lembaga internasional terhadap prospek pertumbuhan ekonomi domestik.
Sebelumnya, sebuah laporan yang dirilis pada Selasa (14/4/2026) menyoroti kerentanan peringkat utang Indonesia di Asia Tenggara akibat lonjakan harga energi global. Risiko tersebut dikaitkan dengan potensi beban subsidi yang dapat menekan ruang fiskal apabila konflik di Timur Tengah berlangsung dalam jangka panjang.
Pihak kementerian terus memantau dinamika harga komoditas global guna memastikan ketahanan anggaran negara tetap terjaga. Rencana kedatangan tim pemeringkat internasional ke Indonesia dalam waktu dekat diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kebijakan fiskal pemerintah terbaru.
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·