Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengadakan pertemuan strategis dengan World Bank dan S\&P Global Ratings di Amerika Serikat pada April 2026 untuk membahas stabilitas kebijakan fiskal Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, Purbaya memaparkan ketahanan ekonomi nasional di tengah fluktuasi pasar global.
Strategi fiskal yang diterapkan pemerintah saat ini telah memupus keraguan berbagai lembaga keuangan internasional. Dilansir dari Kompas, kedua lembaga tersebut menyatakan kepuasannya terhadap langkah-langkah yang diambil Indonesia sehingga kepercayaan terhadap prospek ekonomi semakin menguat.
World Bank kini dilaporkan tengah menjajaki berbagai peluang kerja sama baru dengan Indonesia. Ketertarikan lembaga ini didasari oleh performa kebijakan ekonomi yang dinilai stabil dan berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang.
Selain bertemu dengan World Bank, Purbaya juga melakukan pembicaraan dengan Managing Director International Monetary Fund (IMF), Kristalina Georgieva. Fokus diskusi tersebut mencakup upaya Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian kondisi global yang sedang berlangsung.
Purbaya menekankan bahwa Indonesia memiliki mekanisme yang kuat untuk meredam dampak kenaikan harga minyak dunia. Kemampuan menyerap guncangan eksternal ini menjadi salah satu indikator utama yang mendapat apresiasi dari pihak IMF.
"Purbaya menyebut kedua lembaga tersebut puas dengan strategi fiskal Indonesia, sehingga keraguan terhadap kebijakan fiskal pun mulai hilang," tulis laporan resmi dilansir dari Kompas mengenai hasil kunjungan kerja tersebut.
Pihak IMF memberikan respons positif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dianggap tetap stabil meskipun diterpa dinamika global yang sulit. Penjelasan mengenai efektivitas kebijakan domestik menjadi poin krusial dalam memperkuat posisi tawar Indonesia di forum keuangan internasional.
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·