Puteri Indonesia Riau 2024 Dicopot Gelarnya, Diduga Lakukan Malapraktik Facelift

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Eks finalis Puteri Indonesia 2024 Jeni Rahmadial Fitri. Foto: Dok. Istimewa

Yayasan Puteri Indonesia (YPI) resmi mencopot gelar Jeni Rahmadial Fitri, finalis Puteri Indonesia 2024 wakil provinsi Riau pada Rabu (29/4). Keputusan ini diambil setelah beredar kabar Jeni diduga melakukan malapraktik kecantikan.

“Untuk menjaga nama baik YPI, maka dengan ini YPI memutuskan secara resmi mencabut gelar Puteri Indonesia Riau 2024 yang sebelumnya melekat pada sdri. Jeni Rahmadial Fitri,” ujar YPI melalui keterangan resminya.

Berita terkait Jeni muncul setelah korban berinisial NS melaporkan Jeni ke Polda Riau. NS mengalami kecatatan permanen usai melakukan facelift dan eyebrow lift di Arauna Beauty Clinic milik Jeni pada 2025.

Foto salah satu korban praktik kecantikan ilegal eks finalis Putri Indonesia Jeni Rahmadial Fitri. Foto: Dok. Istimewa

Jeni pun ditangkap oleh tim penyidik pada Selasa (28/4) dan ditetapkan sebagai tersangka. Perempuan berusia 28 tahun ini dijerat pasal 429 UU nomor 17 tahun 2023 tentang kesehatan dan UU nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen.

Kasus ini pun turut memengaruhi integritas YPI karena Jeni sebelumnya menyandang gelar Puteri Indonesia. Oleh karena itu, YPI mengambil tindakan tegas dengan mencopot gelar Jeni.

instagram embed

“Keputusan ini diambil juga sebagai bentuk komitmen Yayasan Puteri Indonesia dalam menjaga kredibilitas, profesionalisme para pemegang gelar Puteri Indonesia di seluruh Indonesia,” ujar YPI dalam keterangan tersebut.

Jeni merupakan perempuan yang cukup aktif di dunia pageant. Pada 2018, ia berhasil mendapat juara dua di ajang pemilihan Duta Wisata dan Kebudayaan Provinsi Riau.

Di tahun berikutnya, Jeni berhasil menduduki posisi runner-up 1 Putri Pariwisata Indonesia dan menjadi Puteri Pariwisata Culinary Indonesia. Dari pengalaman itu, Jeni pun melangkahkan kaki ke panggung Puteri Indonesia 2024.

Hingga berita ini dibuat, kasus Jeni masih dalam proses penyidikan dan akun media sosial Jeni tidak lagi aktif.