Winger Feyenoord, Raheem Sterling, mendapatkan gelombang kritik dari sejumlah pengamat sepak bola Belanda setelah dinilai gagal menunjukkan performa terbaiknya di Eredivisie pada Selasa (14/4/2026). Sejak didatangkan secara permanen pada Februari lalu, pemain berusia 31 tahun tersebut baru menyumbangkan satu assist dari enam penampilan.
Kondisi fisik dan kontribusi Sterling di lapangan menjadi sorotan utama setelah dirinya dicadangkan oleh pelatih Robin van Persie saat Feyenoord bermain imbang 1-1 melawan NEC Nijmegen baru-baru ini. Sebagaimana dilansir dari Detik Sport, Van Persie mengonfirmasi bahwa mantan pemain timnas Inggris tersebut sedang tidak dalam kondisi fit.
Pengamat sepak bola dari media AD, Mikos Gouka, menyoroti keterbatasan peran Sterling di lini serang tim asal Rotterdam tersebut. Ia menilai meskipun Sterling memiliki disiplin taktis, sang pemain tidak lagi efektif saat dipasang sebagai pemain sayap kiri untuk menciptakan peluang gol bagi tim.
Kritik lebih tajam datang dari jurnalis NOS, Arno Vermeulen, yang menganggap masa keemasan pemain dengan 82 caps internasional itu telah berakhir. Menurut Vermeulen, ketidakmampuan Sterling mengikuti ritme permainan menjadi beban bagi Feyenoord dalam upaya meraih kemenangan di liga.
"Keajaiban itu tidak terjadi. Dia tidak fit. Dia sudah melewati masa jayanya. Dia tidak bisa mengikuti ritme permainan. Meraih hasil juga berarti memutuskan bahwa Sterling tidak masuk dalam starting eleven," kata Arno Vermeulen, jurnalis NOS.
Senada dengan Vermeulen, komentator Jeroen Elshoff menyatakan bahwa Sterling sudah kehilangan kemampuan larinya yang menjadi senjata utama di masa lalu. Elshoff meragukan peluang Sterling untuk kembali masuk dalam susunan pemain utama pilihan Van Persie dalam waktu dekat karena minimnya etos kerja di lapangan.
Penurunan karier Sterling tercatat dimulai sejak kepindahannya ke Chelsea pada 2022, di mana ia gagal bersinar selama dua musim berturut-turut. Sebelum berlabuh di Belanda dengan kontrak singkat enam bulan, Sterling sempat dipinjamkan ke Arsenal namun hanya mampu mencetak satu gol dari 28 pertandingan pada musim 2024/2025.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·