Ratusan burung sitaan dilepasliarkan di Hutan Lindung Nggorang Bowosie Labuan Bajo

Sedang Trending 1 jam yang lalu
  • Sabtu, 9 Mei 2026 20:01 WIB

Sejumlah burung pleci (zosterops) berada di dalam sangkar sebelum dilepasliarkan oleh tim gabungan di kawasan Hutan Lindung Nggorang Bowosie Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Sabtu (9/5/2026). Pelepasliaran 800 ekor burung kicau jenis pleci (Zosterops), 34 ekor burung kancilan Flores (Pachycephala nudigula), dan 56 ekor burung decu belang (Saxicola caprata) yang merupakan hasil sitaan kasus penyelundupan itu bertujuan menjaga kelestarian satwa-satwa tersebut di alam. ANTARA FOTO/Gecio Viana/nym.

Seekor burung pleci (zosterops) hinggap di dahan pohon usai dilepasliarkan oleh tim gabungan di kawasan Hutan Lindung Nggorang Bowosie Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Sabtu (9/5/2026). Pelepasliaran 800 ekor burung kicau jenis pleci (Zosterops), 34 ekor burung kancilan Flores (Pachycephala nudigula), dan 56 ekor burung decu belang (Saxicola caprata) yang merupakan hasil sitaan kasus penyelundupan itu bertujuan menjaga kelestarian satwa-satwa tersebut di alam. ANTARA FOTO/Gecio Viana/nym.

Petugas tim gabungan melepasliarkan burung kicau dan burung endemik Flores di kawasan Hutan Lindung Nggorang Bowosie Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Sabtu (9/5/2026). Pelepasliaran 800 ekor burung kicau jenis pleci (Zosterops), 34 ekor burung kancilan Flores (Pachycephala nudigula), dan 56 ekor burung decu belang (Saxicola caprata) yang merupakan hasil sitaan kasus penyelundupan itu bertujuan menjaga kelestarian satwa-satwa tersebut di alam. ANTARA FOTO/Gecio Viana/nym.

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.