Kementerian Haji dan Umrah menemukan sejumlah jemaah haji Indonesia gelombang kedua yang tiba di Bandara King Abdul Aziz International Airport (KAAIA), Jeddah, Sabtu (9/5/2026), belum mengenakan pakaian ihram sesuai ketentuan syariat. Jemaah tersebut seharusnya sudah berihram sejak dari embarkasi asal guna memperlancar proses ibadah umrah wajib setibanya di Arab Saudi.
Kewajiban penggunaan kain ihram sejak dari asrama haji dilakukan karena jemaah gelombang kedua akan langsung diberangkatkan menuju Makkah tanpa transit di Madinah. Temuan di lapangan menunjukkan masih adanya jemaah yang tidak mematuhi aturan tersebut saat mendarat di Jeddah sebagaimana dilansir dari Cahaya.
Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, mengungkapkan bahwa beberapa jemaah kedapatan masih mengenakan pakaian dalam dan sepatu meski telah memakai kain ihram. Hal ini menjadi perhatian serius otoritas haji untuk segera diperbaiki oleh para pembimbing ibadah di setiap kloter.
"Kami mengingatkan jemaah gelombang kedua agar mengenakan pakaian ihram dan sandal sejak dari embarkasi. Pembimbing ibadah kloter juga kami minta aktif membimbing jemaah dalam pelaksanaan niat ihram sebelum tiba di Jeddah," ujar Maria Assegaff, Juru Bicara Kemenhaj.
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi saat ini terus memperkuat edukasi mengenai tata cara berihram kepada para jemaah. Penguatan layanan bimbingan tersebut mencakup penggunaan alas kaki yang diperbolehkan bagi pria serta larangan penggunaan masker bagi jemaah wanita selama masa ihram.
"Jemaah haji gelombang II diimbau sudah mengenakan kain ihram dan berniat ihram dengan miqat saat di pesawat/Bandara Jeddah karena setibanya di Jeddah akan langsung menuju Makkah untuk melaksanakan umrah wajib," demikian imbauan @kemenhaj.ri, Akun Instagram Resmi Kementerian Haji RI.
Kementerian Haji juga telah memberikan instruksi tegas kepada setiap ketua kelompok terbang (kloter) untuk melakukan pemeriksaan ulang sebelum keberangkatan. Ketua kloter bertanggung jawab memastikan seluruh jemaah telah siap dengan pakaian ihram mereka sejak di tanah air.
"Mengingat jemaah haji gelombang II akan langsung menuju Makkah untuk melaksanakan Umrah Wajib, Ketua Kloter wajib mengoordinasikan dan memastikan seluruh jemaah dari Asrama Haji Embarkasi telah mengenakan kain ihram dan berniat ihram dengan miqat saat di pesawat/Bandara Jeddah," tulis keterangan Kementerian Haji.
Berdasarkan panduan manasik, jemaah laki-laki dilarang mengenakan pakaian bertangkup, kaos kaki yang menutupi mata kaki, serta penutup kepala yang melekat. Sementara jemaah perempuan dilarang menutup telapak tangan dengan sarung tangan maupun menutup wajah dengan cadar selama menjalankan rangkaian ibadah ihram.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·