PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Dinas Koperasi dan UKM Kalimantan Tengah masih menunggu informasi kuota daerah, terkait rekrutmen nasional 30 ribu manajer Koperasi Desa Merah Putih oleh Kementerian Koperasi.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalteng, Rahmawati, mengatakan pihaknya baru menerima informasi awal mengenai pembukaan lowongan tersebut. “Kita baru dapat informasi minggu kemarin bahwa dari Kementerian Koperasi membuka lowongan manajer koperasi,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).
Dia menjelaskan, peran manajer koperasi nantinya tidak jauh berbeda dengan posisi Business Analyst (BA) dan Project Management Office (PMO). “Fungsinya tidak terlalu jauh berbeda dengan BA dan PMO, tetapi mereka akan dilatih dulu sebelum masuk ke koperasi,” katanya.
Rahmawati menyebutkan, para calon manajer akan mendapatkan pelatihan melalui PT Agrinas Nusantara sebelum ditempatkan. “Mereka dibawa PT Agrinas Nusantara untuk dididik sebelum nantinya ditempatkan,” jelasnya.
Setelah menjalani pelatihan, para manajer akan disebar ke Koperasi Desa Merah Putih di seluruh Indonesia. “Nanti dimasukkan ke koperasi Desa Merah Putih yang ada di seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Terkait kuota untuk Kalimantan Tengah, pihaknya mengaku belum menerima rincian dari pemerintah pusat. “Kita belum tahu berapa kuota untuk Kalimantan Tengah karena masih dibicarakan secara nasional,” ujarnya.
Meski begitu, ia memastikan manajer yang terpilih akan ditempatkan untuk mendukung operasional koperasi di daerah. “Itu target pemerintah pusat agar koperasi bisa segera beroperasional dengan baik karena memiliki manajer,” tegasnya.

Rahmawati menambahkan, seluruh proses rekrutmen sepenuhnya menjadi kewenangan Kementerian Koperasi. “Proses rekrutmen, seleksi, sampai kelulusan semua ditangani oleh Kementerian Koperasi,” katanya.
Dia berharap peluang ini dimanfaatkan oleh generasi muda di Kalimantan Tengah untuk berkontribusi pada ekonomi desa. “Saya berharap anak muda Kalteng yang punya potensi bisa masuk dan menggerakkan perekonomian desa,” ucapnya. (adr)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Dinas Koperasi dan UKM Kalimantan Tengah masih menunggu informasi kuota daerah, terkait rekrutmen nasional 30 ribu manajer Koperasi Desa Merah Putih oleh Kementerian Koperasi.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalteng, Rahmawati, mengatakan pihaknya baru menerima informasi awal mengenai pembukaan lowongan tersebut. “Kita baru dapat informasi minggu kemarin bahwa dari Kementerian Koperasi membuka lowongan manajer koperasi,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).
Dia menjelaskan, peran manajer koperasi nantinya tidak jauh berbeda dengan posisi Business Analyst (BA) dan Project Management Office (PMO). “Fungsinya tidak terlalu jauh berbeda dengan BA dan PMO, tetapi mereka akan dilatih dulu sebelum masuk ke koperasi,” katanya.

Rahmawati menyebutkan, para calon manajer akan mendapatkan pelatihan melalui PT Agrinas Nusantara sebelum ditempatkan. “Mereka dibawa PT Agrinas Nusantara untuk dididik sebelum nantinya ditempatkan,” jelasnya.
Setelah menjalani pelatihan, para manajer akan disebar ke Koperasi Desa Merah Putih di seluruh Indonesia. “Nanti dimasukkan ke koperasi Desa Merah Putih yang ada di seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Terkait kuota untuk Kalimantan Tengah, pihaknya mengaku belum menerima rincian dari pemerintah pusat. “Kita belum tahu berapa kuota untuk Kalimantan Tengah karena masih dibicarakan secara nasional,” ujarnya.
Meski begitu, ia memastikan manajer yang terpilih akan ditempatkan untuk mendukung operasional koperasi di daerah. “Itu target pemerintah pusat agar koperasi bisa segera beroperasional dengan baik karena memiliki manajer,” tegasnya.
Rahmawati menambahkan, seluruh proses rekrutmen sepenuhnya menjadi kewenangan Kementerian Koperasi. “Proses rekrutmen, seleksi, sampai kelulusan semua ditangani oleh Kementerian Koperasi,” katanya.
Dia berharap peluang ini dimanfaatkan oleh generasi muda di Kalimantan Tengah untuk berkontribusi pada ekonomi desa. “Saya berharap anak muda Kalteng yang punya potensi bisa masuk dan menggerakkan perekonomian desa,” ucapnya. (adr)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·