Jakarta (ANTARA) - Mantan juara dunia kelas super terbang (52,1 kg) WBC, WBA, dan WBO Jesse Rodriguez mengincar pertarungan melawan juara dunia kelas bantam WBC Takuma Inoue sebelum bertemu juara kelas super bantam Naoya Inoue.
"Kami sangat ingin melawan juara WBC Takuma Inoue. Itu akan menjadi pertarungan yang sempurna untuk membangun momentum menuju pertarungan melawan Naoya (Inoue)," kata pelatih sekaligus manajer Jesse Rodriguez, Robert Garcia, dalam laporan The Ring yang dipantau di Jakarta, Kamis.
Rodriguez (23-0, 16 KO) mendapatkan kemenangan dengan mengalahkan Juan Francisco Estrada, Srisaket Sor Rungvisai, Sunny Edwards dan Carlos Cuadras selama 2022-24, yang menandai dirinya sebagai pemain top abadi dalam tinju.
Petinju keturunan Meksiko yang berkebangsaan Amerika Serikat itu bersiap menjalani debutnya di kelas bantam melawan Antonio Vargas pada 13 Juni mendatang.
Pertandingan ini dirancang untuk mempercepat kepindahan Rodriguez ke kelas super bantam untuk menghadapi pemegang sabuk juara WBC, WBA, IBF, dan WBO Naoya Inoue.
Juara sejati asal Jepang itu baru saja meraih kemenangan mutlak dengan keputusan juri atas Junto Nakatani untuk mempertahankan gelar sekaligus menjaga rekor tak terkalahkan dengan 33 kemenangan, termasuk 27 knockout (KO).
Garcia mengatakan bahwa Rodriguez sudah dikenal sebagai "pembunuh legenda" sehingga tidak ada petinju yang lebih untuk dilawan saat ini dari pada Naoya Inoue.
"Saya pikir waktunya sangat tepat, jika mereka akhirnya bertarung awal tahun depan. Saat itu, kita akan memiliki banyak jawaban di kelas 118 pon," katanya.
Ia mengatakan bahwa sebelum melawan Inoue, pihaknya ingin melawan saudara laki-laki Inoue yaitu Takuma Inoue. Namun, jika Takuma tidak menginginkan pertarungan itu, maka Rodriguez akan menghadapi juara WBO Christian Medina.
"Ini akan menjadi ujian yang bagus untuk melihat di mana posisi kami dalam hal naik ke kelas super bantam. Kami akan tahu lebih banyak setelah pertarungan melawan Vargas, tetapi yang pasti kami menginginkan pertarungan melawan Naoya Inoue, 100 persen," katanya.
Garcia menambahkan bahwa masa Rodriguez sebagai petarung kelas super terbang kemungkinan besar sudah berakhir, terutama jika harus terus mempertimbangkan pertarungan melawan Inoue.
Menurutnya, tidak melihat perbedaan besar dalam ukuran tubuh antara Rodriguez dan Naoya. Keduanya naik dari kelas berat yang lebih rendah.
Naoya, kata dia, lebih berkembang dan memiliki lebih banyak pengalaman sebagai petarung kelas bantam super, dan Rodriguez masih belum pernah bertarung di kelas bantam.
"Tetapi Jesse memiliki kemampuan untuk bersaing melawan yang terbaik di dunia, dan dia ingin melawan Inoue," katanya.
Baca juga: Inoue siap lawan Rodriguez setelah pertahankan juara tak terbantahkan
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·