Saling Serang AS vs Iran Kembali Terjadi di Selat Hormuz

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Kapal Garda Revolusi Iran mendekati kapal perang AS. Foto: Reuters/U.S. Navy/Handout

Selat Hormuz masih panas. Hal ini terjadi setelah Iran menyerang kapal perang AS yang ada di lokasi, karena disebut-sebut mencegat sebuah kapal tanker Iran.

"AS menargetkan sebuah kapal tanker Iran, yang berlayar dari pesisir Iran di wilayah Jask ke arah Selat Hormuz. Selain kapal itu, ada juga kapal yang sedang bergerak masuk ke Selat Hormuz dari arah Pelabuhan Fujairah, Uni Emirat Arab (UEA)," kata Markas Operasi Militer Iran, Khatam Al Anbiya, dilansir AFP, Jumat (8/5).

Iran juga menuding AS menyerang sisi selatan Iran. Hal ini memicu Iran untuk membalas serangan tersebut.

"Kami segera membalas serangan tersebut," ucap Khatam al Anbiya.

Kapal perusak Angkatan Laut AS USS Gravely (DDG-107) tiba di pelabuhan Port of Spain, Trinidad dan Tobago, Minggu (26/10/2025). Foto: Andrea De Silva/REUTERS

Trump Akui Kapalnya Diserang, Tak Ada Kerusakan

Di lain pihak, AS mengakui ada serangan ke arah kapal-kapal perusaknya yang beroperasi di Selat Hormuz. Tapi, serangan itu berhasil ditangkis.

"Tak ada kerusakan dari kapal-kapal perusak. Tapi, kami berhasil membuat kerusakan besar untuk Iran," kata Trump di sosial media Truth Social.

Ia menyebut, serangan itu dilakukan oleh sejumlah drone dan berhasil ditembak jatuh.

"Seperti kupu-kupu yang berjatuhan ke kuburannya sendiri," ucap Trump.

"Kita akan terus memukul mereka dengan keras kalau mereka tidak menandatangani kesepakatan dengan cepat!," ucapnya.