Jakarta (ANTARA) - Samsung diperkirakan akan menaikkan harga beberapa varian ponsel lipat generasi terbarunya, yakni Samsung Galaxy Z Fold 8 dan Samsung Galaxy Z Flip 8, menyusul peningkatan biaya produksi komponen.
Melansir laporan Gizmochina, Jumat (22/5) waktu setempat, media Korea Selatan Newspim menyebut Samsung tengah menghadapi kenaikan harga chipset dan memori menjelang peluncuran lini ponsel lipat terbaru mereka.
Meski begitu, Samsung dikabarkan masih berupaya mempertahankan harga untuk model dengan kapasitas penyimpanan dasar. Kenaikan harga diperkirakan akan lebih terasa pada varian berkapasitas besar, seperti 512GB dan 1TB.
Baca juga: Karyawan Samsung Electronics lakukan voting terkait kesepakatan upah
Langkah tersebut disebut sejalan dengan strategi Samsung dalam beberapa tahun terakhir, yakni melakukan penyesuaian harga pada model dengan penyimpanan lebih tinggi.
Dari sisi spesifikasi, sejumlah bocoran menyebut seri Galaxy Z Fold 8 kemungkinan hanya akan membawa peningkatan minor dengan fokus pada penyempurnaan desain dibanding perubahan besar dari generasi sebelumnya. Peningkatan pada bekas lipatan layar juga disebut belum mengalami perubahan signifikan dibanding model terdahulu.
Selain itu, dukungan S Pen dan teknologi Privacy Display terbaru Samsung dikabarkan masih belum hadir pada perangkat tersebut, yang diduga menjadi bagian dari strategi efisiensi biaya perusahaan.
Samsung diperkirakan akan memperkenalkan lini ponsel lipat terbarunya pada akhir Juli melalui acara Galaxy Unpacked yang digelar di London.
Jika bocoran harga tersebut akurat, model dasar Galaxy Z Fold 8 diperkirakan tetap dibanderol dengan harga 1.999 dolar AS atau sekitar Rp33 jutaan. Sementara itu, varian dengan kapasitas penyimpanan lebih besar diprediksi akan dijual dengan harga lebih tinggi dan menyasar segmen ultra-premium.
Seri Galaxy Z Flip 8 juga disebut berpotensi mengalami sedikit kenaikan harga tergantung konfigurasi penyimpanannya.
Baca juga: Penguatan dolar belum pengaruhi harga MacBook Neo di Indonesia
Baca juga: Analis peringatkan harga ponsel naik imbas memori makin mahal
Baca juga: Xiaomi sebut penyesuaian harga melalui pertimbangan berbagai faktor
Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
58 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·