Satpol PP Tertibkan 14 Bangunan Liar di Gunung Sahari Utara

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Petugas Satpol PP Kecamatan Sawah Besar membongkar sedikitnya 14 unit bangunan liar di kawasan Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat, pada Kamis, 16 April 2026. Penertiban ini dilakukan karena lokasi tersebut kerap menjadi titik rawan kejahatan jalanan dan peredaran minuman keras.

Titik pembongkaran terfokus pada aliran Kali Mati yang berada di Jalan Rajawali Selatan XII, Kelurahan Gunung Sahari Utara. Berdasarkan laporan yang dilansir dari Detikcom, keberadaan bangunan-bangunan tidak berizin ini telah lama dikeluhkan oleh masyarakat setempat.

Kasatpol PP Kecamatan Sawah Besar, Darwis Silitonga, mengonfirmasi bahwa tindakan tegas ini merupakan respons atas aduan warga kepada pihak kelurahan. Area tersebut dinilai meresahkan karena sering digunakan sebagai tempat berkumpul untuk mengonsumsi minuman keras.

"Sebagian bangunan liar ini kerap dijadikan tempat minum-minuman keras dan nongkrong. Dan dari laporan masyarakat juga di sini kejahatan jalanan kerap terjadi," ujar Darwis Silitonga, Kasatpol PP Kecamatan Sawah Besar.

Selain aktivitas mabuk-mabukan, warga melaporkan bahwa lokasi di sepanjang bantaran kali tersebut sering dimanfaatkan oleh oknum pelaku kriminal. Aksi kejahatan jalanan seperti penjambretan, pencopetan, hingga pembegalan sering kali terjadi di sekitar kawasan bangunan liar tersebut.

Pasca-pembersihan lahan, Pemerintah Kota Jakarta Pusat berencana melakukan alih fungsi lahan agar tidak kembali diduduki secara ilegal. Pihak Kelurahan Gunung Sahari Utara akan memimpin langsung penataan kawasan agar lebih bermanfaat bagi publik.

Plt. Lurah Gunung Sahari Utara, Ikhwan Julio Akbar, menjelaskan bahwa lahan bekas bangunan liar tersebut akan diubah menjadi area hijau. Rencana penataan mencakup pembangunan taman serta fasilitas pertanian perkotaan atau urban farming.

Pemerintah setempat menjadwalkan penanaman sejumlah komoditas pangan produktif seperti cabai dan pakcoi di lokasi tersebut. Proses penataan kawasan ini direncanakan mulai berjalan pada akhir April 2026 dan ditargetkan selesai sepenuhnya pada akhir Juni 2026.