Saudi perketat keamanan dan lalu lintas haji di Makkah

Sedang Trending 27 menit yang lalu

Mina (ANTARA) - Pemerintah Arab Saudi meningkatkan pengamanan pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah dengan memperketat akses masuk ke Makkah dan kawasan suci bagi individu tanpa izin resmi sebagai jamaah haji.

Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Jenderal Keamanan Publik, sekaligus Ketua Komite Keamanan Haji, Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi Letjen Mohammed Al-Bassami saat memimpin konferensi pers gabungan bagi komandan pasukan keamanan haji di Pusat Operasi Keamanan Terpadu di Makkah, Jumat (22/5).

Letjen Al-Bassami menegaskan Kerajaan Arab Saudi telah mengerahkan sumber daya manusia dan material dalam jumlah besar guna menjamin keselamatan jamaah sejak kedatangan hingga kepulangan mereka.

Pihak berwenang juga telah melakukan upaya pengamanan menyeluruh di lapangan untuk mencegah tindak kriminal, memberantas pencopetan, serta mengatur arus lalu lintas di kawasan pusat Kota Makkah.

Baca juga: Mendagri Saudi tinjau kesiapan pasukan keamanan haji

Terkait penegakan aturan, Letjen Al-Bassami memperingatkan bahwa aparat secara aktif memantau dan membongkar kampanye haji palsu, termasuk agen perjalanan domestik ilegal.

Dia menegaskan kembali bahwa siapa pun yang tertangkap mengangkut individu tanpa izin haji resmi dapat dikenai hukuman hingga enam bulan penjara, denda mencapai 50.000 riyal Saudi (sekitar Rp235 juta) untuk setiap pelanggar, serta penyitaan kendaraan yang digunakan.

Pelanggar warga negara asing juga akan langsung dideportasi dan dilarang memasuki Arab Saudi selama 10 tahun.

Turut hadir dalam konferensi pers itu ialah Direktur Jenderal Pertahanan Sipil Kementerian Dalam Negeri Mayjen Dr. Hamoud Al-Faraj, yang memastikan pasukan pertahanan sipil telah menyelesaikan seluruh persiapan pencegahan, operasional, dan penanganan darurat.

Operasi lapangan tersebut dikoordinasikan melalui Pusat Operasi Kawasan Suci dan Pusat Komando serta Kendali di Mina.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Paspor Arab Saudi hingga saat ini telah memproses kedatangan 1.518.153 jamaah haji internasional. Dari jumlah tersebut, 1.457.514 jamaah di antaranya tiba melalui jalur udara, 54.141 jamaah melalui perbatasan darat, dan 6.497 jamaah melalui jalur laut.

Sumber: SPA

Baca juga: Ketua MPR RI nilai pelayanan haji Arab Saudi terus meningkat

Baca juga: Menhaj pimpin kedatangan Amirul Hajj gelombang kedua di Arab Saudi

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.