SC Freiburg Melaju ke Final Kompetisi Eropa Usai Tekuk Braga

Sedang Trending 1 jam yang lalu

SC Freiburg berhasil mencatatkan sejarah baru dengan melangkah ke final kompetisi Eropa untuk pertama kalinya setelah menundukkan Sporting Braga pada Kamis, 7 Mei 2026. Meski unggul jumlah pemain hampir sepanjang laga, tim asal Breisgau tersebut harus berjuang keras mengamankan kemenangan 3-1 di hadapan para pendukungnya.

Hasil ini memicu emosi mendalam bagi skuat Freiburg, termasuk sang pelatih Julian Schuster yang tampak berkaca-kaca saat memberikan keterangan kepada media pascapertandingan. Keberhasilan ini sekaligus mengakhiri penantian panjang klub untuk mencapai partai puncak di level kontinental.

Pelatih Julian Schuster mengungkapkan rasa harunya melihat antusiasme para pendukung yang sempat merangsek masuk ke lapangan setelah peluit akhir dibunyikan. Schuster tertangkap kamera memeluk beberapa penggemar sebagai bentuk perayaan atas pencapaian bersejarah ini.

"I spüre einfach eine unglaublich große Freude, wenn ich in die Gesichter der Menschen schaue. Das ist das, was überwiegt und was für alle Ewigkeit auch bleiben wird" kata Julian Schuster, Pelatih SC Freiburg.

Schuster tetap menunjukkan sikap rendah hati di tengah pencapaian terbesar dalam sejarah klub tersebut. Ia menegaskan pentingnya menjaga identitas diri bagi masyarakat di wilayah tersebut meskipun sedang berada dalam momen kejayaan.

"Das Allerwichtigste ist in solchen Momenten, genau zu wissen, wer man ist. Das ist ein Punkt, der für mich arg wichtig ist. Das zeichnet die Menschen hier in der Region auch einfach aus" ujar Julian Schuster, Pelatih SC Freiburg.

Penyerang Igor Matanovic tampil lebih vokal saat memberikan keterangan bersama kiper Noah Atubolu. Matanovic menyatakan telah memiliki firasat positif sejak sesi pemanasan sebelum pertandingan dimulai.

"Als wir zum Warm-up rausgegangen sind, wusste ich, dass wir das Spiel gewinnen" kata Igor Matanovic, Penyerang SC Freiburg.

Matanovic juga menyoroti peran vital 34.000 suporter yang memadati stadion sebagai faktor penentu kemenangan mereka malam itu. Ia memuji penampilan Atubolu yang melakukan beberapa penyelamatan krusial di sepuluh menit terakhir pertandingan.

"Wir haben heute 34.000 gegen elf gespielt. Dann wusste ich, wir werden das Spiel ziehen" ujar Igor Matanovic, Penyerang SC Freiburg.

Terkait laga final yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Mei 2026 mendatang, Matanovic mengakui bahwa calon lawan mereka, Aston Villa, merupakan tim yang lebih diunggulkan. Ia menilai kualitas wakil Premier League tersebut menuntut persiapan yang jauh lebih matang dari timnya.

"Sie haben eine unfassbar gute Mannschaft, mit einer sehr hohen Qualität. Sie spielen eine sehr gute Premier-League-Saison. Da müssen wir uns noch besser vorbereiten" kata Igor Matanovic, Penyerang SC Freiburg.

Meski sadar akan tantangan berat di depan mata, Matanovic menegaskan bahwa skuat Freiburg berhak merayakan kesuksesan malam ini. Baginya, kebersamaan tim yang sudah seperti keluarga menjadi kunci keberhasilan mereka melaju sejauh ini.

"Wir haben Geschichte geschrieben" ujar Igor Matanovic, Penyerang SC Freiburg.

Suasana emosional dalam wawancara tersebut sempat dicairkan oleh Noah Atubolu yang mengingatkan rekan setimnya untuk tidak terlalu berlarut dalam kata-kata puitis. Atubolu sendiri tampil gemilang menjaga gawang Freiburg dari gempuran Braga di menit-menit akhir.

"Bruder, reicht. Wir haben genug geredet" kata Noah Atubolu, Kiper SC Freiburg.