Scott Redding Sebut Alex Rins Bertahan di Yamaha Karena Faktor Kewarganegaraan

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Mantan pembalap MotoGP, Scott Redding, melontarkan kritik pedas terhadap Alex Rins. Redding menilai Rins masih berada di Yamaha karena faktor kewarganegaraan, bukan karena prestasi di lintasan. Pernyataan ini muncul setelah performa Rins yang kurang memuaskan sejak bergabung dengan Yamaha pada musim 2024.

Dilansir dari Detik Sport, Redding mengklaim bahwa Rins tidak pantas berada di tim pabrikan. Menurutnya, pembalap asal Spanyol itu lebih diuntungkan karena memiliki basis penggemar yang besar di MotoGP. Rins sendiri belum menunjukkan performa yang konsisten sejak bergabung dengan Yamaha. Pada MotoGP 2026, Rins baru mengumpulkan tiga poin dari sembilan balapan pertama.

Redding, yang pernah membela beberapa tim seperti Gresini, Marc VDS, Pramac, dan Aprilia, mengutarakan pandangannya mengenai hal ini. "Negara-negara seperti Spanyol dan Italia adalah jantung olahraga ini, di sanalah uangnya berada," kata Redding mengutip Corsedimoto. Ia melanjutkan dengan menyoroti dominasi pembalap Spanyol dan Italia di tim pabrikan MotoGP.

Redding mengakui adanya pembalap hebat di MotoGP, namun ia mempertanyakan keputusan Yamaha yang tetap mempertahankan Rins. Ia menilai Rins tidak konsisten karena sering mengalami cedera. Redding juga menyinggung adanya koneksi yang membantu Rins tetap berada di tim tersebut.

Sebagai informasi, Rins bergabung dengan Yamaha pada 2024 setelah hengkang dari LCR Honda. Namun, penampilan Rins belum memuaskan. Ia hanya mampu finis di posisi ke-18 dan ke-19 dalam dua musim terakhir. Kondisi ini membuat masa depan Rins di MotoGP menjadi tidak pasti.

Menurut laporan dari sumber pendukung, ada kemungkinan Rins akan bertukar tempat dengan Ai Ogura di tim Trackhouse. Selain itu, Rins juga disebut-sebut sebagai kandidat untuk mengisi kursi di tim Gresini. Namun, persaingan untuk mendapatkan kursi tersebut sangat ketat.