SCU dan UKSW Juara Regional Yogyakarta Campus League 2026

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Soegijapranata Catholic University (SCU) dan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) resmi menyabet gelar juara dalam ajang Campus League 2026 - Basketball Regional Jogja Season 1. Kompetisi tersebut tuntas diselenggarakan pada Kamis, 7 Mei 2026, di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, Universitas Islam Indonesia (UII), Sleman.

Dilansir dari Detik Sport, sektor putri dikuasai oleh tim SCU setelah menumbangkan UKSW pada babak final dengan kedudukan akhir 63-31. Sementara itu, gelar juara kategori putra diraih oleh UKSW yang sukses mengungguli Universitas Semarang melalui pertandingan sengit yang berakhir dengan skor 60-54.

Penyelenggaraan ajang ini juga menjadi momentum penandatanganan nota kesepahaman antara CEO Campus League, Ryan Gozali, dengan Rektor UII Prof. Fathul Wahid untuk membangun ekosistem olahraga mahasiswa jangka panjang. Kerja sama ini diharapkan mampu mendorong pembinaan atlet yang lebih terstruktur di tingkat universitas melalui penyediaan fasilitas yang mumpuni.

"Penandatanganan kerja sama ini akan bertahap. Secara general ini menjadi payung kerja sama bagi UII untuk membuat tim-tim olahraga atas nama almamater. Pada tahap yang advanced, kita berharap UII bisa berekspansi membuat stadion dengan standar dari Campus League," kata Ryan Gozali dalam keterangan persnya.

Ryan menjelaskan bahwa perubahan format kompetisi menjadi sistem kandang dan tandang memerlukan ketersediaan infrastruktur olahraga yang memiliki standar tinggi. Langkah tersebut diambil sebagai upaya menciptakan standar baru dalam sistem pembinaan atlet di level perguruan tinggi.

"Karena kami ingin membuat poros baru pembinaan di level mahasiswa, kompetisi harus berubah dari format series ke dalam format home and away yang sangat membutuhkan kehadiran stadion berstandar multi-cabor," lanjut Ryan Gozali.

Pemilihan lokasi di wilayah Sleman dan Yogyakarta juga didasari atas potensi besar serta antusiasme yang tinggi dari kalangan akademisi terhadap dunia olahraga. Ryan menilai ekosistem di kota tersebut sangat mendukung pertumbuhan kompetisi basket mahasiswa.

"Yogyakarta merupakan kota mahasiswa dan kampus, jadi memang sudah selayaknya animo dari olahraga kampus di sini cukup besar," Ryan menegaskan.

Dukungan terhadap visi pembangunan ekosistem olahraga ini juga datang dari pihak swasta melalui Polytron sebagai mitra pendukung utama. Perusahaan menekankan pentingnya nilai adaptif bagi mahasiswa agar mampu meraih prestasi maksimal baik di bidang akademik maupun olahraga.

"Masa depan adalah milik bagi mereka yang adaptif terhadap perubahan zaman. Nilai-nilai adaptif ini yang kami harap juga bisa membuat mahasiswa berkembang dan berprestasi, tidak hanya akademik melainkan di dunia olahraga," ungkap Commercial Director Polytron, Tekno Wibowo.